Jakarta-Aliansi Rakyat Mahasiswa Indonesia atau sering disebut ARMI, pada hari Senin (01/7/2019) pukul 13.30 WIB. Mendatangi Gedung DPR RI untuk memberikan surat terbuka kepada Pimpinan DPR RI dan jajarannya terkait meninggalnya petugas KPPS dan korban pada tragedi 21-22 Mei 2019.

Dalam kunjungannya ke DPR RI, ARMI meminta kepada DPR RI untuk segera memanggil Aparatur Negara yg terlibat dalam Tragedi 21-22 Mei 2019 dan juga DPR harus membentuk TGPF untuk mengusut tuntas misteri meninggalnya 700 KPPS.

“DPR RI harus benar-benar menyuarakan apa yg hari ini di rasakan oleh rakyat karena mereka wakil rakyat, jangan hanya duduk, dan jikalau memang tidak ada langkah kongkrit dari pimpinan DPR RI maka kami akan lakukan Aksi Akbar” ujar Bung Irvan selaku penggagas ARMI dan Aktivis 98.

Dalam dialognya dengan tim redaksi, ARMI mengaku kecewa karena tidak ada satu pun wakil rakyat di DPR RI yg menemui perwakilan ARMI yg datang dari beberapa kampus dan elemen masyarakat, “kita sangat kecewa yah, padahalkan niat kita baik ingin mendorong dan membantu DPR RI segera menuntaskan permasalahan bangsa ini, jadi yah jangan menghindar dong, harusnya temui kami” ungkap Bung Irvan

ARMI yang diketahui telah memberikan surat tersebut ke DPR RI melalui Sekretariat Jenderal DPR RI dan telah diterima. ARMI pun berharap bahwa surat tersebut harus segera sampai dan dibaca pimpinan DPR RI guna menyelesaikan PR yang ada di Bangsa ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here