Beranda Jakarta Pusat PERISAI Minta Menteri Agama Berantas jual beli jabatan

PERISAI Minta Menteri Agama Berantas jual beli jabatan

35
0

Jakarta – Pertahanan Ideologi Sarekat Islam melakukan aksi demo di Kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta. Demo ini terkait dugaan jual beli jabatan di kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta.

Dalam demo ini, massa menyampaikan beberapa tuntutan. Salah satunya meminta Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi untuk memberhentikan atau mencopot Saiful mujab Kepala kanwil DKI karena dugaan jual beli jabatan dengan Romi.

“Kami menaruh harapan besar kepada Menteri Agama yang baru bapak Fachrul Razi agar praktik jual beli jabatan di kemenag di berantas, dan copot kepala kanwil agama hasil produk jual beli jabatan bersama romi.” seru Mohammad Hapi Korlap PERISAI, di depan kantor Kemenag, jumat (01/11/19).

Baca :  Skandal Surat Sakti Djoko Tjandra, Badko HMI Jabodetabeka-banten akan gelar orasi Mosi tidak percaya

Selain mendesak pengusutan dugaan jual beli jabatan, massa juga menuntut agar mengusut proyek-proyek di kementerian agama yang sudah akut akibat kongkalikong oknum pejabat di dalam nya. Menurut mereka, percepatan pembangunan untuk indonesia maju akan berjalan baik jika tidak ada praktik-praktik korupsi dan nepotisme di dalam pelaksanaannya.

“Kami juga Meminta Menteri Agama segera memanggil Kepala kanwil DKI Saiful mujab untuk di minta keterangan terkait istrinya yang telah melakukan kutip mengutip di sekolah-sekolah MTs dan Aliyah di wilayah DKI Jakarta, karena hal ini juga sangat menjatuhkan marwah dan mencoreng citra kementrian agama” lanjutnya.

Baca :  BERBAGAI KASIH MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN BERSAMA YAYASAN FORUM PEMUDA KALIMANTAN BARAT JAKARTA

selain di Kementerian Agama, massa juga melakukan aksi di depan Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta.

“kami datang sebagai kontrol sosial, kami meminta bapak-bapak dan ibu-ibu pejabat di kantor wilayah kementerian Agama DKI jakarta menghentikan praktik jual beli jabatan, kami akan selalu mengawasi dan memantau semua lembaga kementrian yang melakukan KKN ” jelas M.Hapi.

“Kami menghormati institusi kementerian agama. Jadi secara etis kami datang sebagai bentuk peringatan dengan menyampaikan hal-hal yang selama ini kami anggap banyak sekali terjadi penyelewengan dalam penyelenggaraan proyek-proyek di institusi kementerian Agama, khususnya Kanwil DKI Jakarta.” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here