Depok | Kasus pemukulan dan penusukan di Pejaten, Pasar Minggu pada Sabtu, (9/2) kemarin, menuai sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya Perisai Depok dan GPII Depok. Dua organisasi yang tengah kembali eksis di Depok ini menyoroti kasus yang menimpa kader HMI tsb. Muhammad Djody Satriani mewakili Perisai Depok mengecam tindakan yang hampir membuat nyawa seseorang melayang. Menurutnya kejadian itu harus segera di selidiki lebih lanjut.

“Penusukan yang terjadi Sabtu kemarin harus mendapat perhatian khusus, saya melihat adanya intrik politik karena terindikasi penusukan ini merupakan bentuk kebencian terhadap suatu kelompok” ujarnya.

Ia menambahkan jika sekelompok orang dengan organisasi bersama lalu di serang oleh kelompok atau jamaah lain maka jelas ini merupakan aksi intimidasi terhadap suatu organisasi.

“Peristiwa ini menegaskan bahwa kepentingan politis dapat berdampak buruk bahkan bisa membuat seseorang saling bunuh” pungkasnya

Senada dengan itu GPII Depok, melalui Abdul Haris Nasution ketua umum Koprs Mahasiswa GPII kota depok sangat mengutuk kejadian tersebut dan meminta pihak berwenang segera menyelesaikan kasus ini sampai tuntas.

Haris merasa bahwa keadilan adalah hak semua orang termasuk mereka yang berorganisasi. “Ini adalah tindakan kriminil paling saya benci” ungkapnya dalam wawancara di depok rabu (12/02).

Terakhir ia berharap bahwa kejadian seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Dan menegaskan bahwa GPII Depok bersama Perisai Depok mengutuk aksi kekerasan dan siap mengawal kasus ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here