Beranda Jakarta Pusat Gerakan Dukung Reshuffle (GEDUR) Kabinet di deklarasikan oleh Beberapa Element Pemuda

Gerakan Dukung Reshuffle (GEDUR) Kabinet di deklarasikan oleh Beberapa Element Pemuda

92
0
Dari Kiri Achmed S Anwar (JAMI), Parwadi (IMANI), Zaenudin (Korpus Brigade GPII), Idham (PP Kopma GPII), MD Piliang (LAMI)

Jakarta, – Sejumlah Elemen yang tergabung dalam Gerakan Dukung Reshuffle (GEDUR) KABINET menggelar Konfrensi Perss menyikapi viralnya video kemarahaan Bapak Joko Widodo terhadap Menteri dan Lembaga Negara, Rabu 1 Juli 2020 deklarasi di Jakarta.

Dalam video yang beredar ditengah masyarakat Presiden sempat melontarkan pernyataan akan mereshuffle Menteri dan membubarkan Lembaga Negara yang tidak bisa Efektif dan Produktif.

Menyikapi pernyataan yang disampaikan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo didalam video tersebut. Ketua Umum Ikatan Muda Aktifis Nasional Indonesia (IMANI) Parwadi, SE, mengusulkan agar Presiden mengevaluasi Kementerian yang mengurusi bidang Ekonomi dan Kementerian Kesehatan agar meningkatkan kinerja kinerja dan memiliki terobosan inovasi yang baru, Karena kementerian tersebut, dinilai paling bersentuhan dengan situsai di dalam pandemi yang terjadi saat ini.

Sementara itu, Zaenuddin, S.Sos.I yang mewakili Kordinator Pusat Brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia, menilai Menteri Kordinator Bidang Maritim dan Investasi patut dievaluasi kinerjanya.

Zaenudin menilai banyak kebijakan yang dibuat Menko Maritim dan Investasi lebih memberikan peluang kerja pada Tenaga Kerja Asing dari pada tenaga kerja kita. Alasan yang disampaikan menurutnya cukup mengkerdilkan bangsa Indonesia, seakan Indonesia tidak memiliki tenaga kerja yang mampu mengoprasikan alat canggih yang digunakan oleh para investor.

Baca :  KEDAULATAN HAK ASASI MANUSIA UNTUK KEDAULATAN BANGSA,CIPAYUNG PLUS DKI Jakarta Konfrensi pers

Dari Korp Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia saudara Husni Hassan. Meminta Presiden Mengevaluasi dan Meresufle Menteri Sosial.

Perminta tersebut, didasarkan pada carut marutnya pembagian bantuan sosial dalam penanggulangan pandemi.

Menurut Husni atau yang lebih dikenal dengan panggilan Idham banyak bantuan yang tidak tepat sasaran dan tidak sesuai dengan data yang telah diajukan oleh perangkat dibawahnya. Ketidak becusan distribusi bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial membuat kegaduhan ditengah masyarakat yang sangat membutuhkan.

Senada dengan pernyataan yang telah disampaikan diatas, M.D Gusli Piliang dari Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mengapresiasi kemarahaan Presiden dalam Video yang viral.

Bahwa video yang beredar menunjukan bahwa Presiden tidak menutup mata dan telinga terhadap persoalan yang terjadi ditengah masyarakat yang membutuhkan solusi agar dapat keluar dari dampak pandemi yang terjadi di Indonesia.

Gusli berharap pernyataan Presiden didalam video yang viral dapat diimpelementasikan secepatnya.

Agar tidak ada yang beranggapan video yang beredar hanya prank dan menarik simpati masyarakat. Saya yakin Presiden tidak butuh simpati dan popularitas, karena popularitas Bapak Ir. H. Joko Widodo sudah tidak perlu diragukan lagi. Terbukti beliau masih mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk kedua kali memimpin Republik ini.

Baca :  Aksi mahasiswa ricuh depan kantor Dispora kab Bogor, dugaan preman ingin bubarkan aksi

Direktur JAMI Achmed S Anwar Menekan kan Kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo untuk mengimplementasikan Kemarahan yang beredar melalui Video dengan Segera Mereshuffle Kabinetnya sebagai bentuk Ketegasan sebagai Seorang Pemimpin.

Achmed meyakini bahwa Presiden Jokowi mempunyai catatan-catatan kinerja menteri nya, memang Hak Preogratif di tangan Presiden.

Kami hanya Memberikan Dorongan serta Dukungan Kepada Presiden untuk menyegarkan Kabinetnya dengan Mereshuflle menteri-menterinya yang mengundang kegaduhan dan kontroversi di masa pandemi ini. Banyak menteri yang tumpang tindi dan tak terintergrasi dalam kebijakannya. Kita ingat ucapan Presiden Ir. H. Joko Widodo beberapa lalu secara tegas.

Tidak ada Visi Misi Menteri yang ada Visi Misi Presiden, ini yang harus di pahami oleh seluruh Menteri Kabinet Jokowidodo dalam mengeluarkan kebijakan. Sehingga tidak ada simpang siur antara kementerian satu dan yang lainnya. Kita sering di tontonkan dengan hal-hal seperti itu.

Demikian :

Salam Pemuda, Mahasiswa dan Rakyat Indonesia

  • Pengurus Pusat Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( PP KORPMA GPII )
  • Korpus Brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( KORPUS BRIGADE GPII )
  • Ikatan Muda Aktivis Nasional Indonesia ( IMANI )
  • Jaring Aspirasi Muda Indonesia ( JAMI ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here