Beranda News Berita Lokal Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 17, memberikan Pembinaan UKM yang terdampak COVID-19

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 17, memberikan Pembinaan UKM yang terdampak COVID-19

97
0

Riau, Universitas Muhammadiyan Riau sebagai salah satu Universitas swasta terbaik di Riau, tetap melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan protokol-protokol kesehatan yang telah di tetapkan Pemerintah maupun pihak Universitas agar dapat di ikuti dengan baik oleh anggota kelompok KKN.

Dimasa pademi yang sedang terjadi di Indonesia, dan bahkan dunia sedang melewatinya,Membuat KKN pada tahun 2020 ini sedikit berbeda, dimana mahasiswa akan diberikan kelompok, dengan 2 tugas yaitu offline dan online yang dilakukan secara bersamaan, walaupun berbeda, keadaan ini tidak menghilangkan semangat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau dalam melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Terutama bagi KKN Merdeka Kelompok 17 dibawah bimbingan Bapak Sunaryo,ST.MT selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) yang mengusung tema dengan judul “Bersama kelompok 17, membangun ketahanan ekonomi di masa pademi COVID-19”, dengan lokasi RW 12 Kel.Sri Meranti Kec.Rumbai Kota Pekanbaru.

Baca :  Langkah Kemanusiaan Komjen Listyo Sigit di Apresiasi Masyarakat

KKN ini membuat mahasiswa dapat menyusun bahkan merencakan kegiatan yang harus dilakukan dalam membantu masyarakat untuk tetap bertahan dalam menjalankan usahanya di masa pademi ini, dari sekian banyak kegiatan yang telah di lakasanakan, mahasiswa KKN Merdeka Kelompok 17, memilih salah satu dari UKM yang telah di data, untuk dapat melakukan pembinaan khusus, dimana seluruh biaya promosi produk dan teknik pengelolaan usaha akan di berikan dan diajarkan oleh mahasiswa KKN Merdeka kelompok 17.

UKM yang terpilih adalah UKM milik seorang Ibu Rumah Tangga yang memiliki kesenangan dalam merajut maupun membuat karya seni yang bernilai ekonomis, bisnis ini sudah berjalan selama 2 tahun, dengan pemasaran disekitar komplek perumahan, dengan omset yang tidak tetap, bahkan di masa pademi ini omset RajutKu mengalami penurunan sebesar 50% dari omset sebelumnya, disini kelompok mahasiswa KKN Merdeka 17 mencoba untuk membantu Ibuk Ayu sebagai owner “RajutKu”, untuk dapat mengelola bisnisnya dengan promosi, dan ide-ide baru agar usaha RajutKu ini lebih dikenal di masyarakat luas.

Baca :  KESATUAN PEMUDA MERAH PUTIH (KPMP) DUKUNG IRJEN POL NANA SUDJANA SEBAGAI KAPOLRI GANTIKAN IDHAM AZIZ

Mahasiswa KKN Merdeka Kelompok 17 berpendapat, saat ini lah peran mahasiswa dapat diperlihatkan, karna setiap kelompok memiliki anggota dari fakultas dan prodi yang berbeda,dan dapat memerankan perannya masing-masing, hal inilah yang membantu suksesnya KKN saat ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here