Kejurkot Bulu Tangkis Depok Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Kejurprov Jabar

Admin Pusat
16 Okt 2026 15:41
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | DEPOK — Persaingan ratusan atlet muda mewarnai Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Depok 2026 yang digelar di GOR Al Amin, Cilodong, Jumat-Sabtu, 16–17 Oktober 2026.

banner 970x250

Ajang tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi PBSI Kota Depok dalam mencari atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Barat 2026 di Tasikmalaya.

Lebih dari 278 atlet dari sejumlah klub bulu tangkis di Kota Depok ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Selain memperebutkan gelar juara di tingkat kota, para peserta juga memiliki kesempatan untuk masuk dalam daftar atlet yang akan membawa nama Depok pada persaingan tingkat Jawa Barat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sekretaris PBSI Kota Depok, Dodi Riyanto, mengungkapkan terdapat 10 atlet yang diproyeksikan untuk tampil pada Kejurprov Jabar.

Hasil Kejurkot menjadi salah satu dasar utama dalam menentukan atlet yang akan mendapat kesempatan tersebut.

Dodi mengatakan atlet yang mampu menjadi juara dalam Kejurkot memiliki peluang untuk langsung diprioritaskan menuju Kejurprov.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya mekanisme seleksi tambahan sebelum nama-nama atlet ditetapkan secara final.

“Yang juara dalam Kejurkot ini secara otomatis akan dikirim ke Kejurprov. Kemungkinan akan ada tahap seleksi lagi bagi atlet untuk tahapan ke Kejurprov,” kata Dodi, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, Kejurkot tidak sekadar menjadi arena pertandingan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk mengukur kemampuan atlet setelah menjalani latihan bersama klub masing-masing.

Pembukaan Kejurkot PBSI Kota Depok turut dihadiri jajaran pengurus PBSI Kota Depok, Ketua Umum KONI Kota Depok Herry Suprianto, pimpinan klub, pelatih, pembina, serta para atlet yang mengikuti pertandingan.

Mewakili Wali Kota Depok, Fitriawan memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Wali Kota Depok belum dapat menghadiri langsung kegiatan karena sedang mengikuti agenda bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Fitriawan menilai konsistensi PBSI dalam menggelar kompetisi menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka.

Ia juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Mental bertanding, kedisiplinan, kejujuran, serta sportivitas dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet menuju prestasi.

“Yang paling penting adalah mental untuk jadi juara, mental untuk menjadi pemenang, dan mental untuk menjadi pribadi yang tangguh,” ujar Fitriawan.

Ia menambahkan, pencapaian prestasi membutuhkan proses panjang melalui latihan dan pembinaan yang konsisten. Para atlet juga diminta menghormati pelatih serta senior sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

Kejurkot PBSI Kota Depok 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Fitriawan. Dari ajang inilah PBSI Kota Depok diharapkan mendapatkan komposisi atlet terbaik yang dapat membawa nama Depok bersaing di Kejurprov Jawa Barat 2026. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250