Aksi bela Palestina Lingkar Mahasiswa Islam (LMI) didepan kedubes AS.REDAKSI JAKARTA – Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Lingkar Mahasiswa Islam (LMI) menggelar aksi bela Palestina didepan Kedubes AS, Gambir, Jakarta Pusat. (06/11).

Para peserta aksi bela Palestina dari PMI membentangkan spanduk dan poster-poster dengan melalukan orasi secara bergantian.
“Bahwa kejahatan Israel terhadap palestina tidak sesuai dengan pembukaan Undang undang Dasar 1945 yang mana segala bentuk penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.”, tegas Raja korlap aksi.
Lanjutnya banyaknya Negara-negara atau organisasi yang mendukung Israel baik dalam upaya penolakan gencatan senjata maupun pemberian bantuan pasokan senjata ke Israel, upaya Negara Negara muslim maupun oraganisasi muslim juga masih kurang berperan aktif dalam mendukung gencatan senjata maupun usaha kemerdekaan palestina.
@redaksi.jakarta
Hal yang miris, terdapat organisasi atau etnis muslim yang diduga mendukung hal tersebut yakni etnis uighur hal ini dikarenakan fakta terkait pernyataan Presiden Palestina menyebutkan bahwa masalah di Xinjiang bukan tentang HAM tetapi tentang terorisme, deradikalisasi dan anti separatism serta menentang segala bentuk pengaruh dan campur tangan dari pihak eksternal dalam masalah iin, pernyataan tersebut yang kemudian diduga memicu etnis uighur mendukung Amerika serikat dan Israel dalam peristiwa di Gaza.
Dalam orasinya mereka menyatakan 4 poin tuntutan dalam aksinya, yakni:
1. Mendesak Pemerintah Amerika Serikat untuk tidak memberikan dukungan ke pemerintah Israel dalam kejahatan HAM Israel pada Rakyat Palestina.
2. Mendesak Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan secara cepat dan tepat kepada rakyat Palestina.
3. Menghentikan Genosida yang terjadi di Palestina.
4. Melakukan boikot produk produk Israel
Tidak ada komentar