GEMURA: Pernyataan Tempo di YouTube Bocor Alus Terkait Gelar Sufmi Dasco Ahmad Adalah Fitnah

Redaksi Jakarta
7 Jul 2024 21:19
NEWS 0 2335
2 menit membaca

Redaksi Jakarta – Menanggapi pemberitaan yang disampaikan oleh Media Tempo dalam platform YouTube Bocor Alus yang mempertanyakan keabsahan gelar guru besar yang dimiliki Sufmi Dasco Ahmad dari Universitas Pakuan Bogor , Denni Wahyudi selaku Ketua DPP Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) memberikan pernyataan tegas bahwa pemberitaan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar, Minggu 7 Juli 2024.

banner 970x250

Denni Wahyudi menyatakan bahwa tuduhan yang dilontarkan oleh Tempo melalui YouTube Bocor Alus sangat tidak berdasar dan cenderung merusak reputasi pribadi serta integritas akademis Sufmi Dasco Ahmad. “Ini adalah bentuk fitnah yang tidak hanya menyerang individu, tetapi juga merusak kredibilitas Universitas Pakuan sebagai institusi pendidikan yang memberikan gelar tersebut.

Kami mengecam tindakan ini dan menuntut permintaan maaf secara terbuka dari pihak Tempo,” tegas Denni.

Denni menambahkan bahwa proses pemberian gelar guru besar kepada Sufmi Dasco Ahmad telah melalui tahapan yang sesuai dengan prosedur dan standar akademis yang berlaku. “Gelar guru besar yang diterima oleh Sufmi Dasco Ahmad dari Universitas Pakuan merupakan hasil dari kontribusi nyata dan dedikasi beliau dalam bidang keilmuan. Kami memiliki bukti dan dokumentasi lengkap yang mendukung keabsahan gelar tersebut,” ujarnya.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Denni juga menyoroti pentingnya menjaga etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama melalui platform media sosial seperti YouTube. “Media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebenaran dan integritas informasi. Fitnah seperti ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap media itu sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Denni mengajak semua pihak untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan pentingnya verifikasi dan cross-checking dalam setiap pemberitaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kerugian bagi pihak yang difitnah. “Kami berharap media dapat menjalankan tugasnya dengan lebih bertanggung jawab dan tidak sembarangan dalam menyampaikan informasi yang belum tentu benar,” kata Denni.

Sebagai penutup, Denni mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap memberikan dukungan kepada Sufmi Dasco Ahmad. Ia berkomitmen untuk terus mendukung beliau dalam setiap langkah dan perjuangannya, baik di bidang akademis maupun dalam kapasitasnya sebagai pemimpin politik.

Dengan pernyataan ini, diharapkan publik dapat melihat bahwa tuduhan yang dilontarkan oleh Tempo melalui platform YouTube Bocor Alus tidak berdasar dan memahami bahwa Sufmi Dasco Ahmad telah memperoleh gelar guru besarnya bidang Hukum dari Universitas Pakuan dengan cara yang sah dan sesuai dengan standar akademis yang berlaku. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250