LBH Forum Pemuda Kalbar Jakarta Desak Pemerintah Pulangkan Jenazah WNI Asal Bengkayang Kalbar yang Meninggal di Kamboja

Admin Pusat
5 Agu 2025 16:54
NEWS 0 1257
2 menit membaca

Jakarta, 5 Agustus 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forum Pemuda Kalimantan Barat Jakarta menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Serly, asal Bengkayang, Kalimantan Barat, yang bekerja di Kamboja.

banner 970x250

Serly diketahui memiliki izin tinggal resmi (stay permit) dengan visa EB yang berlaku hingga 30 September 2025.

Pihak LBH mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh untuk segera mengambil langkah konkrit dalam memfasilitasi pemulangan jenazah ke tanah air. Selain itu, mereka juga meminta keterlibatan langsung Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam menangani persoalan ini secara serius.

“Kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Negara harus hadir untuk memberikan perlindungan nyata kepada setiap warganya, termasuk mereka yang bekerja di luar negeri,” tegas Dr. Petrus, S.H., M.H., Ketua LBH Forum Pemuda Kalbar Jakarta, didampingi Dr. Artur, S.H., M.H. beserta jajaran.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Pihaknya menegaskan bahwa LBH Forum Pemuda Kalbar Jakarta telah berupaya maksimal, termasuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait, baik di dalam negeri maupun di Kamboja, untuk mencari jalan keluar atas tragedi yang menimpa Serly.

“Kami sudah menjalin koordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait. Namun tetap perlu dukungan penuh dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mempercepat pemulangan jenazah dan memberikan keadilan bagi keluarga korban,” ujar Dr. Artur.

LBH juga meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut, termasuk menelusuri dan meminta pertanggungjawaban dari perusahaan penyedia jasa atau outsourcing yang terlibat dalam penempatan Serly ke Kamboja.

Mereka menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi momentum pembenahan tata kelola penempatan tenaga kerja migran Indonesia.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendorong agar semuanya dibuka secara terang-benderang,” tambah Dr. Petrus.

LBH Forum Pemuda Kalbar Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah daerah asal korban, untuk turut peduli dan tidak menutup mata atas peristiwa ini, demi menjamin perlindungan hak-hak warga negara Indonesia di luar negeri. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250