
Jakarta – Gelombang kritik terhadap aksi sejumlah anggota DPR usai pengesahan RAPBN 2026 terus bergulir. Setelah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, hingga Uya Kuya disorot publik, kini giliran anggota DPR RI asal Kalimantan Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Lasarus, yang ikut menuai kecaman.

Video Lasarus berjoget usai pengesahan RAPBN 2026 beredar luas di media sosial. Aksi tersebut dinilai publik sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap kondisi rakyat.
“Video Lasarus yang menampilkan ekspresi gembira sambil berjoget cepat menyebar luas di media sosial. Publik menilai tingkah itu sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap penderitaan masyarakat, khususnya warga Kalbar yang diwakilinya,” kata aktivis Kalbar, Marselinus, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/8/2025).
Marselinus menegaskan, tindakan Lasarus tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat. Ia pun mendesak DPP PDI Perjuangan mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Lasarus.
@redaksi.jakarta
“Kami meminta DPP PDI Perjuangan juga mengambil langkah untuk menonaktifkan Lasarus, karena tidak pantas mewakili masyarakat Kalbar,” ujarnya.
Desakan penonaktifan sejumlah anggota DPR disebut sebagai bagian dari upaya menjaga marwah lembaga legislatif. Publik menilai, jika perilaku kontroversial semacam itu terus dibiarkan, citra DPR akan semakin jatuh dan jarak antara wakil rakyat dengan masyarakat makin melebar.
Tidak ada komentar