China Kritik Pedas DK PBB: Resolusi Gaza Dinilai Mandul dan Abaikan Solusi Dua Negara

NR
19 Nov 2025 16:13
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA — China melayangkan kritik keras terhadap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) setelah lembaga itu mengesahkan sebuah resolusi terkait krisis kemanusiaan di Gaza.

banner 970x250

Keputusan tersebut disampaikan dalam sidang resmi DK PBB di Markas Besar PBB, New York, Sabtu (18/11) waktu setempat, seperti dilaporkan sejumlah kantor berita internasional.

Dalam voting, resolusi itu disetujui mayoritas anggota, sementara China dan Rusia memilih abstain.

Duta Besar China untuk PBB, Zhang Jun, menegaskan bahwa resolusi yang disahkan tersebut gagal memenuhi kewajiban fundamental DK PBB dalam merumuskan solusi jangka panjang bagi konflik Israel–Palestina.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurut Zhang, isi resolusi lebih banyak menyoroti aspek kemanusiaan jangka pendek, namun justru mengabaikan akar persoalan yang menjadi sumber konflik berkepanjangan.

“Resolusi ini tidak memberikan arah politik yang jelas dan tidak menyentuh kewajiban utama DK PBB: mewujudkan solusi politik yang adil melalui Solusi Dua Negara,” ujar Zhang Jun dalam pernyataannya pasca-pemungutan suara.

China menilai, tanpa penyebutan eksplisit mengenai pendirian negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, resolusi tersebut berpotensi menjadi dokumen yang tidak efektif.

Beijing juga menyesalkan tidak adanya tuntutan tegas mengenai penghentian agresi dan pendudukan.

Zhang menyebut kegagalan DK PBB memasukkan prinsip Solusi Dua Negara sebagai kelemahan mendasar.

Bahkan, ia menilai DK PBB terlihat “mandul” dalam menjalankan mandat Piagam PBB untuk menjaga perdamaian internasional.

“Sikap abstain kami mencerminkan ketidakpuasan mendalam terhadap resolusi yang tidak seimbang dan tidak mampu menekan pihak yang melakukan agresi,” tambahnya.

Dengan abstainnya China dan Rusia, resolusi tersebut tetap lolos karena tidak ada hak veto yang digunakan.

Namun sikap Beijing mengirimkan pesan jelas bahwa negara itu menolak pendekatan sepihak yang dinilai lebih banyak menguntungkan pihak tertentu dan tidak memberikan jalan keluar permanen bagi rakyat Palestina.

China menegaskan kembali bahwa setiap upaya diplomatik harus meletakkan Solusi Dua Negara sebagai kerangka utama. Tanpa itu, kata Zhang, perdamaian tidak akan pernah tercapai dan Gaza hanya akan terus dilanda siklus krisis yang sama. (NR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250