Perkuat Ekosistem Pemuda Daerah, Kemenpora Bimtek Arah Kebijakan Kepemudaan di Sultra

Admin Pusat
14 Nov 2025 19:37
OLAHRAGA 0 102
2 menit membaca

RedaksiJakarta.com, Kendari – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Arah Kebijakan Pelayanan Kepemudaan sebagai langkah memperkuat ekosistem kepemudaan di daerah. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (14/11).

banner 970x250

Bimtek tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem pelayanan kepemudaan daerah guna mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Kemenpora, Esa Sukmawijaya, menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan progres positif dalam pembangunan kepemudaan, salah satunya melalui keterlibatan aktif pemuda di forum internasional.

“Ada Amar dan Rene yang tahun ini berangkat ke Singapura dan Malaysia dalam dua kegiatan internasional yang berbeda. Amar bahkan dipercaya menjadi group leader bagi 15 pemuda lainnya dalam program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Singapura pada Juli 2025,” ujar Esa.

Menurut Esa, keikutsertaan pemuda dalam kegiatan internasional menjadi indikator penting keberhasilan pelayanan kepemudaan. Hal tersebut mencerminkan kualitas sumber daya pemuda sekaligus dukungan ekosistem kepemudaan yang berjalan dengan baik di daerah.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Robert, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung upaya peningkatan IPP yang telah ditetapkan sebagai salah satu target pembangunan daerah.

“IPP sudah menjadi target kami, namun hingga saat ini strategi detail untuk mencapainya belum terumuskan secara maksimal. Kami berharap bimtek ini dapat menghasilkan rencana aksi konkret sebagai output kegiatan untuk mengimplementasikan IPP di daerah,” ujar Robert.

Komitmen serupa juga disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Konawe Utara, Muhaimin. Ia menegaskan keseriusan pemerintah daerahnya dalam memperkuat kebijakan dan perencanaan pelayanan kepemudaan.

“Kabupaten Konawe Utara berkomitmen merampungkan draf awal Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan pada Desember 2025. IPP merupakan Indikator Kinerja Utama Pemkab Konut. Tahun depan akan kami lanjutkan penyusunan RAD hingga menjadi dasar hukum yang jelas dalam bentuk Peraturan Bupati,” ungkapnya.

Bimtek ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, peneliti muda SmartID, serta sejumlah organisasi kepemudaan seperti Purna Caraka Muda Indonesia, Purna Paskibraka Indonesia, Purna Prakarya Muda Indonesia, Pepeling Asih, dan insan media.

Melalui kegiatan ini, Kemenpora berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat merumuskan kebijakan serta rencana aksi pelayanan kepemudaan yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pemuda di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250