Ketua Serumpun Syarikat Islam Kecam Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Redaksi Eksekutif
14 Mar 2026 16:35
HUKUM 0 270
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA — Ketua Bidang Organisasi Serumpun Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus, yang juga menjabat sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

banner 970x250

Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan brutal yang mencederai nilai kemanusiaan sekaligus menjadi ancaman serius bagi ruang demokrasi di Indonesia.

Insiden itu terjadi pada Kamis malam (12/3) di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta. Korban diduga diserang oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Menanggapi peristiwa tersebut, Muhammad Nur Ohoitenan menegaskan bahwa aksi penyiraman air keras terhadap seorang aktivis merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum yang menjunjung tinggi demokrasi serta perlindungan hak asasi manusia.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Serangan terhadap Andrie Yunus merupakan tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan.Kekerasan semacam ini tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga berpotensi menciptakan rasa takut di tengah masyarakat sipil yang selama ini memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dan keadilan,” ujar Muhammad Nur Ohoitenan dalam pernyataannya, Jumat (13/3).

Ia menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjamin keamanan setiap warga negara, termasuk para aktivis dan pembela hak asasi manusia yang menjalankan perannya secara sah dalam sistem demokrasi.

Menurutnya, perlindungan terhadap pembela HAM telah diatur dalam berbagai regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menegaskan komitmen negara dalam menjamin penghormatan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia.

Dalam pernyataannya, Muhammad Nur Ohoitenan juga mengimbau seluruh organisasi Serumpun Syarikat Islam di berbagai daerah untuk turut mengawal proses hukum serta mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami menghimbau seluruh elemen organisasi Serumpun Syarikat Islam untuk ikut mengawal proses penegakan hukum dan mendesak aparat penegak hukum agar bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengungkap pelaku maupun aktor intelektual di balik peristiwa ini. Negara tidak boleh kalah oleh tindakan teror,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan solidaritas serta doa agar Andrie Yunus segera pulih dari luka yang dideritanya dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya sebagai pembela hak asasi manusia.

Muhammad Nur Ohoitenan menilai bahwa penanganan kasus ini secara serius dan transparan menjadi ujian penting bagi komitmen negara dalam melindungi pembela HAM serta menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Sebagai bagian dari masyarakat sipil, ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi masyarakat, akademisi, jurnalis, dan komunitas demokrasi untuk bersama-sama mengawal proses hukum kasus ini agar berjalan secara adil, terbuka, dan tidak berhenti pada pelaku lapangan saja.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250