PB PTSI Resmi Dilantik, Siapkan Digitalisasi Organisasi dan Dua Kejurnas Truf Setiap Tahun

Admin Pusat
28 Jun 2026 15:19
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM – Pengurus Besar Persatuan Truf Seluruh Indonesia (PB PTSI) resmi dilantik di Komplek Pendidikan Al Jannah, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2026).

banner 970x250

Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi nasional sekaligus mempercepat pengembangan olahraga truf di Indonesia.

Prosesi pelantikan dihadiri pengurus pusat dan daerah, atlet, serta pegiat olahraga truf dari berbagai provinsi.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Truf 2026 yang mempertemukan peserta dari sejumlah daerah.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ketua Umum PB PTSI, Muhammad Lokot Nasution, mengatakan kepengurusan periode ini akan memprioritaskan penguatan organisasi, pembentukan kepengurusan di lebih banyak provinsi, serta peningkatan sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Keberadaan pengurus daerah menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat. Semakin luas jaringan organisasi, semakin besar pula peluang melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai wilayah,” ujar Lokot.

Selain memperluas struktur organisasi, PB PTSI juga mulai menyiapkan transformasi digital dalam tata kelola organisasi.

Digitalisasi akan diterapkan untuk mendukung administrasi, pendataan atlet, hingga penyelenggaraan kompetisi yang lebih efektif dan transparan.

Menurut Lokot, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun organisasi olahraga yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Kami ingin PB PTSI menjadi organisasi modern yang memanfaatkan teknologi dalam setiap aspek pengelolaan, sehingga pembinaan atlet maupun pelaksanaan turnamen dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

PB PTSI juga menaruh perhatian besar terhadap regenerasi atlet muda. Lokot menilai olahraga truf memiliki nilai edukatif karena mengedepankan strategi, konsentrasi, komunikasi, dan kerja sama tim sehingga layak diperkenalkan kepada generasi muda.

Ia berharap semakin banyak anak muda yang mengenal olahraga truf sebagai cabang olahraga prestasi, bukan sekadar permainan kartu.

Untuk menjaga kesinambungan pembinaan, PB PTSI menargetkan penyelenggaraan sedikitnya dua Kejuaraan Nasional setiap tahun.

Program tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi bagi atlet dari seluruh Indonesia.

“Kompetisi yang rutin akan meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperluas minat masyarakat terhadap olahraga truf. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PB PTSI dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif,” jelasnya.

PB PTSI juga berharap dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta berbagai pemangku kepentingan agar pembinaan atlet, pengembangan organisasi, dan penyelenggaraan kompetisi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui pelantikan kepengurusan baru dan pelaksanaan Kejurnas Truf 2026, PB PTSI optimistis olahraga truf akan semakin berkembang di berbagai daerah, memiliki sistem pembinaan yang lebih terstruktur, serta mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250