Membuka Jendela Masa Depan: HEROISM Ajak Anak Pemulung Mencoba Berbagai Profesi di KidZania

Admin Pusat
17 Agu 2026 13:11
INDONESIA NEWS 0 160
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Upaya memperluas wawasan dan orientasi masa depan anak terus dilakukan melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.

banner 970x250

Salah satunya dilakukan melalui program HEROISM yang mengajak anak-anak pemulung dari Paguyuban Rumah Belajar Anak Cimangir Ilir, Kabupaten Bogor, mengenal beragam profesi secara langsung di KidZania Jakarta.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HEROISM yang diinisiasi mahasiswa IPB University.

Program ini dirancang untuk membantu anak-anak sasaran memiliki gambaran yang lebih luas mengenai masa depan, termasuk dalam mengenali minat dan cita-cita.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Kunjungan ke KidZania menjadi salah satu rangkaian subprogram HERO AKSI. Melalui konsep bermain sambil belajar, peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai aktivitas yang merepresentasikan dunia profesi secara interaktif.

Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari cerita atau gambaran yang mereka lihat melalui media. Mereka dapat terlibat langsung dalam simulasi berbagai pekerjaan sehingga memiliki pengalaman konkret mengenai aktivitas dan tanggung jawab dalam profesi yang mereka coba.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah anak mencoba lebih dari lima jenis profesi selama berada di KidZania.

Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi berbagai pilihan sekaligus mengenali aktivitas yang paling menarik perhatian.

Ketua Mitra Paguyuban Rumah Belajar Anak Cimangir Ilir, Nuraeni, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman langsung membuat anak-anak lebih mudah memahami gambaran mengenai cita-cita yang selama ini mungkin hanya mereka bayangkan.

“Senang banget, kan kalau di tempat seperti itu anak-anak jadi lebih kebayang cita-cita ini seperti apa, cita-cita itu seperti apa. Tidak hanya membayangkan di kepala, tetapi mereka praktikkan langsung. Jadi anak-anak lebih tergambar dan lebih termotivasi,” ujar Nuraeni.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga bagi para orang tua yang mendampingi.

Bagi sebagian keluarga peserta, perjalanan ke Jakarta sekaligus menjadi pengalaman baru yang mempertemukan mereka dengan lingkungan dan aktivitas edukatif yang berbeda dari keseharian.

Pengalaman di KidZania selanjutnya menjadi bagian penting untuk memasuki tahapan berikutnya dalam program HEROISM, yakni HERO RASA.

Pada tahap ini, anak-anak diarahkan untuk merefleksikan pengalaman yang telah diperoleh dan memahami alasan di balik pilihan cita-cita mereka.

Anak-anak tidak hanya diajak menentukan ingin menjadi apa, tetapi juga didorong untuk memahami mengapa mereka tertarik terhadap profesi tertentu, apa yang membuat pilihan tersebut bermakna, serta bagaimana cita-cita itu dapat diperjuangkan.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari orang tua peserta. Salah satunya, Suhinda, menyampaikan terima kasih kepada tim pendamping karena telah memberikan pengalaman sekaligus perhatian kepada anak-anak selama mengikuti kegiatan.

“Alhamdulillah, kami sangat senang. Kami para ibu sangat berterima kasih kepada kakak-kakak semua yang telah menjaga anak-anak kami dengan baik. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak kami,” kata Suhinda.

Kehadiran orang tua dalam kegiatan turut menciptakan kedekatan antara keluarga peserta dengan tim HEROISM.

Selain menjadi pendamping, orang tua juga dapat menyaksikan secara langsung proses anak dalam mendapatkan pengalaman baru dan mengembangkan gambaran mengenai masa depan.

Melalui kunjungan edukatif tersebut, HEROISM berupaya membuka akses pengalaman yang lebih luas bagi anak-anak sasaran.

Cita-cita yang sebelumnya hanya berada dalam bayangan diharapkan dapat berkembang menjadi tujuan yang lebih konkret melalui pengalaman, eksplorasi, dan proses refleksi.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengenalan profesi kepada anak dapat dilakukan melalui metode yang interaktif.

Dengan memberikan kesempatan untuk mencoba dan merasakan secara langsung, anak-anak diharapkan semakin percaya diri dalam mengenali potensi serta merancang gambaran masa depan mereka.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250