LKPHI Apresiasi Pendekatan Persuasif Polda Metro Jaya Kawal Aksi BEM UI

Redaksi Eksekutif
20 Agu 2026 09:55
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya dalam mengamankan aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

banner 970x250

Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy, menilai pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian telah mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif, dengan tetap memperhatikan keamanan serta kenyamanan peserta aksi dan masyarakat di sekitar lokasi.

Menurut Ismail, pola pengamanan tersebut menunjukkan adanya upaya kepolisian untuk menjaga penyampaian aspirasi mahasiswa tetap berlangsung tertib dan aman, sekaligus memastikan kondisi lingkungan sekitar demonstrasi tetap kondusif.

Ia juga menyoroti langkah aparat yang mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai penyusup dan bergabung dalam massa aksi. Sebanyak 21 orang disebut telah diamankan menjelang pelaksanaan demonstrasi BEM UI.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Ini adalah bukti kepedulian aparat kepolisian dalam mengutamakan keamanan para peserta aksi agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ismail, Rabu (19/8/2026).

Ismail mengatakan, tindakan pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga berpotensi mengganggu jalannya aksi diperlukan untuk mencegah munculnya situasi yang dapat merugikan peserta demonstrasi maupun masyarakat.

Meski demikian, ia menekankan bahwa setiap langkah pengamanan tetap perlu dilakukan secara terukur dan proporsional dengan tetap menghormati hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Apresiasi juga disampaikan Ismail kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya yang dinilainya aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan situasi selama aksi berlangsung.

Menurutnya, keterbukaan informasi dari aparat kepolisian memiliki peran penting dalam mencegah kesimpangsiuran informasi, khususnya ketika sebuah demonstrasi mendapat perhatian luas dari masyarakat.

“Kami mengapresiasi Kabid Humas Polda Metro Jaya yang konsisten memberikan penyampaian keterangan kepada masyarakat secara berkala dan menjelaskan kondisi di lapangan dengan baik, sehingga masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya,” katanya.

DPN LKPHI berharap pendekatan persuasif, komunikasi terbuka, serta perlindungan terhadap peserta aksi dan masyarakat dapat terus menjadi bagian dari pola pengamanan dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat.

Ismail menegaskan, aspek keamanan dan kebebasan menyampaikan pendapat merupakan dua hal yang harus ditempatkan secara seimbang.

Karena itu, koordinasi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dinilai penting agar setiap aksi dapat berlangsung aman, tertib, damai, serta tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250