DPN LKPHI Imbau Warga Tak Terprovokasi Jelang Demo 27 Agustus

Admin Pusat
26 Agu 2026 15:33
INDONESIA 0 137
2 menit membaca

JAKARTA — Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) Ismail Marasabessy mengajak masyarakat menyikapi rencana aksi demonstrasi pada Kamis (27/8/2026) secara dewasa dan proporsional.

banner 970x250

Seruan itu disampaikan Ismail dalam deklarasi DPN LKPHI yang digelar di Covidea 2.0 Cafe, Ruko Kalibata Indah, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (26/8). Ia menyampaikan imbauan tersebut di tengah beredarnya sejumlah video dan informasi di media sosial mengenai rombongan bus yang disebut akan menuju Jakarta menjelang aksi.

Ismail meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dari informasi yang beredar di ruang digital. Menurutnya, setiap kabar yang belum memiliki sumber jelas perlu diperiksa terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persepsi keliru.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya, terprovokasi, ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” kata Ismail.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ia menilai penyampaian pendapat merupakan hak warga negara dalam kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut tetap perlu dijalankan dengan memperhatikan ketertiban umum dan aturan hukum yang berlaku.

Ismail juga mengingatkan masyarakat untuk mencermati potongan video, foto, maupun narasi yang beredar tanpa keterangan lengkap. Ia mendorong publik menjadikan sumber resmi dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai rujukan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga persatuan, serta mengedepankan sikap bijak dalam menerima setiap informasi,” ujarnya.

Menjelang aksi Kamis (27/8), Ismail mengajak seluruh pihak menghindari kekerasan dan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas warga Jakarta. Ia juga mendorong perbedaan diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah.

“Kami percaya bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang dewasa, cinta damai, dan mengutamakan persatuan. Karena itu, mari kita jaga suasana tetap sejuk, tidak melakukan provokasi, tidak menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi, dan tidak mudah terpancing oleh isu yang dapat memecah belah,” tegasnya.

Ismail berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.

“Mari jaga Indonesia tetap menjadi rumah bagi kita semua. Bhinneka Tunggal Ika. NKRI harga mati,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250