
REDAKSIJAKARTA.COM | MERAUKE — Tim 11 Ekspedisi Patriot IPB University mendorong siswa SMAN Plus Urumb, Merauke, Papua Selatan, memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui pelatihan promosi digital, desain Canva, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Mengangkat tema “Dari Produk Lokal Jadi Konten Digital”, pelatihan dikemas secara interaktif dengan mengajak siswa mengenali potensi di sekitar mereka dan mengubahnya menjadi materi promosi.
Sagu menjadi salah satu contoh produk lokal yang digunakan untuk menunjukkan bagaimana potensi daerah dapat diperkenalkan melalui media digital.
@redaksi.jakarta
Tim 11 memberikan pemahaman dasar mengenai promosi produk, mulai dari memperkenalkan produk kepada masyarakat, membangun ketertarikan, memberikan informasi hingga mendorong calon konsumen mencari dan membeli produk.
Siswa juga dikenalkan pada unsur penting dalam promosi, seperti nama produk, keunggulan, harga, serta cara mendapatkan produk.
Dalam sesi praktik, cookies sagu lokal dijadikan contoh materi promosi. Siswa belajar mengolah informasi mengenai bahan, cita rasa, keunggulan, harga dan cara pemesanan menjadi konten yang dapat dipublikasikan melalui WhatsApp, Instagram, TikTok dan Facebook.
Pelatihan juga mencakup penggunaan Canva. Siswa mendapatkan modul yang memandu tahapan pembuatan desain, mulai dari menentukan kebutuhan visual, memilih elemen, memasukkan foto produk, menyusun teks hingga menghasilkan poster promosi.
Selain desain, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan AI untuk membantu mengembangkan ide promosi.
Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mencari inspirasi nama produk, slogan, caption media sosial hingga konsep video pendek. Tim 11 menekankan bahwa hasil AI tetap perlu diperiksa dan disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.
“AI membantu, kita yang menentukan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan kepada siswa. Prinsip tersebut menekankan bahwa teknologi digunakan sebagai alat bantu, sementara keputusan dan kreativitas tetap berada pada pengguna.
Kepala SMAN Plus Urumb menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan Tim 11 Ekspedisi Patriot IPB University. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“Terima kasih banyak telah membagi ilmu kepada siswa-siswi kami di sekolah ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal untuk mereka ke depannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Tim 11 berharap siswa semakin mampu melihat produk dan potensi lokal sebagai sumber kreativitas.
Telepon seluler yang digunakan sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk membuat konten, sedangkan teknologi digital dan AI dapat menjadi sarana untuk mengembangkan gagasan.
Pesan yang ditekankan dalam kegiatan itu adalah memulai dari potensi yang tersedia, mengemasnya secara kreatif, kemudian memperkenalkannya kepada masyarakat melalui media digital.
Tidak ada komentar