Alumni PM Arrisalah Angkatan 2003 Gelar Rihlah di Sukabumi, Wacanakan Bentuk Yayasan

Admin Pusat
25 Sep 2026 12:49
NEWS 0 112
2 menit membaca

Sukabumi – Keluarga besar Pondok Modern (PM) Arrisalah Slahung, Ponorogo, Jawa Timur, angkatan 2003 yang tergabung dalam Warosatul Anbiya-Futurity-Ristec menggelar rihlah silaturahmi di Sukabumi. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum 23 tahun kelulusan dari pondok dan 30 tahun perjalanan sejak pertama kali menjadi santri.

banner 970x250

Rihlah digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (18-20 September 2026), di Villa Jeje16, Sukabumi. Kegiatan diikuti para alumni bersama keluarga dengan suasana penuh kekeluargaan.

“Rihlah ini bukan sekadar temu kangen. Kita jaga tali silaturahmi ini, tetap menjaga persaudaraan dan mempererat Ukhuwah Islamiyyah,” kata pelaksana acara, Awaludin.

Selain menjadi ajang temu alumni, kegiatan tersebut juga diisi agenda bersama keluarga. Panitia menggelar fun game untuk anak-anak para alumni agar mereka dapat saling mengenal dan membangun hubungan sejak dini.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Dalam pertemuan itu, para alumni juga membahas sejumlah rencana untuk menjaga keberlanjutan silaturahmi. Salah satunya agenda rutin bertajuk Jumpa Muka, Pikiran dan Jiwa yang direncanakan digelar setiap tiga bulan.

Selain itu, muncul wacana membentuk lembaga atau yayasan yang dapat menjadi wadah bagi para alumni untuk berkontribusi lebih luas.

Dalam diskusi, sejumlah alumni mengusulkan agar wadah tersebut nantinya diarahkan pada kegiatan yang berkaitan dengan kemaslahatan umat dan bangsa.

Pelaksanaan rihlah di Villa Jeje16 berlangsung lancar. Villa tersebut difasilitasi Fajar, yang merupakan pemilik sekaligus ketua pelaksana kegiatan dan bagian dari keluarga besar angkatan 2003.

Awaludin mengatakan kegiatan silaturahmi semacam ini penting untuk terus dijaga agar para alumni dapat mengetahui kondisi masing-masing setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing.

“Momentum acara seperti ini harus terus kita jaga untuk mengetahui kabar kondisi kawan saudara kita hari ini,” ujarnya.

Dia berharap hubungan antarsesama alumni tetap terpelihara meski masing-masing telah memiliki kehidupan dan kesibukan berbeda.

“Semoga dengan acara rihlah ini Ukhuwah Islamiyyah tetap terjaga. Jika ada saudara menghubungi kita artinya dia masih peduli dengan kita. Walaupun ujung-ujungnya dia butuh kebutuhan hidup, ya monggo dibantu seikhlasnya. Kalau kita tidak ada, direspons dan dijawab tidak ada, lalu kita doakan semoga dimudahkan segala urusannya. Amin,” katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para alumni juga berkomitmen menindaklanjuti wacana pembentukan lembaga atau yayasan dalam pertemuan berikutnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250