Bang Foke Ajak Warga Ramaikan Festival Bandeng Rawa Belong 2026

Admin Pusat
1 Feb 2026 02:29
3 menit membaca

REDAKSI JAKARTA– Mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo atau akrab disapa Bang Foke, mengajak masyarakat Jakarta untuk turut meramaikan Festival Bandeng Rawa Belong 2026 yang akan digelar pada 15–16 Februari 2026 di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat.

banner 970x250

Ajakan tersebut disampaikan Bang Foke saat menghadiri acara bincang santai bertajuk “Ngopi Bandeng” di Bale Kopi Baba, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi budaya sekaligus refleksi atas tradisi bandeng yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Betawi.

Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah tokoh Betawi, di antaranya Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982 Bang Haji Zaenudin atau Bang Haji Oding, pegiat budaya Betawi Bang Boim, akademisi Betawi Bang Haji Aziz Kahfia, praktisi budaya Bang Tahyudin, serta Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Mpo Afni Sajim.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Bang Foke menjelaskan bahwa tradisi Bandeng Rawa Belong telah berlangsung puluhan tahun dan digelar rutin setiap menjelang perayaan Imlek.

Menariknya, tradisi ini justru banyak diramaikan oleh masyarakat Betawi, baik sebagai pedagang maupun pembeli.

“Ini bentuk akulturasi budaya. Orang Betawi ikut bergembira merayakan Imlek melalui tradisi bandeng,” ujar Bang Foke.

Ia menuturkan, ikan bandeng memiliki makna filosofis bagi etnis Tionghoa, melambangkan kerja keras, keberuntungan, dan kemampuan beradaptasi.

Dalam tradisi Imlek, bandeng juga kerap dijadikan bagian dari persembahan untuk leluhur.

“Karena masyarakat Betawi juga menyukai bandeng, akhirnya bandeng Imlek menjadi hantaran atau bebawaan bagi warga Betawi saat bersilaturahmi ke orang tua dan sanak saudara,” tambahnya.

Menurut Bang Foke, fenomena ini menunjukkan keterbukaan masyarakat Betawi terhadap budaya lain yang hidup dan berkembang di Jakarta.

“Yang bahagia dengan datangnya Imlek bukan hanya warga Tionghoa, tetapi masyarakat Betawi juga ikut merayakan. Inilah toleransi yang telah hidup sejak lama,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Mpo Afni Sajim, menyatakan dukungan penuh DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pelaksanaan Festival Bandeng Rawa Belong 2026.

“Ini adalah event budaya yang harus dilestarikan dan berpotensi menjadi ikon pariwisata Jakarta,” kata Mpo Afni.

Ia menambahkan, DPRD DKI akan terus mendukung kegiatan budaya yang mengangkat tradisi Betawi dalam format festival agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas serta menarik minat wisatawan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyukseskan Festival Bandeng Rawa Belong sebagai upaya menjaga kelestarian budaya Betawi yang turut bersukacita dalam perayaan Imlek,” ujarnya.

Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, Bang Haji Oding, menyambut baik pengemasan tradisi Bandeng Rawa Belong dalam bentuk festival.

Menurutnya, langkah ini membuat tradisi Betawi semakin dikenal luas, terutama di era media sosial.

“Festival ini unik, hanya ada menjelang Imlek dan hanya di Rawa Belong. Ini momentum tepat untuk dipromosikan secara luas,” kata Bang Oding.

Ia juga mengajak warga Betawi dan masyarakat Jakarta untuk datang langsung ke Rawa Belong pada 15–16 Februari 2026.

“Bandengnya besar-besar, beda dari yang biasa kita konsumsi. Ditambah ada pertunjukan budaya Betawi yang memeriahkan festival,” ujarnya.

Bang Oding menegaskan, tradisi Bandeng Imlek kini telah menjadi bagian dari identitas budaya Betawi tahunan di Jakarta.

“Inilah ciri masyarakat Betawi yang terbuka dan menerima keberagaman adat serta budaya yang hidup di Jakarta,” pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250