Indri Damayanthi: Persatuan Nasional Harus Beri Ruang Setara bagi Perempuan

Admin Pusat
9 Okt 2026 07:01
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) periode 2026–2029 resmi dilantik di Novotel Jakarta Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026). Pelantikan tersebut mengangkat tema “Menjaga Persatuan, Menyatukan Gerakan, Menguatkan Indonesia.”

banner 970x250

Kepala Bidang Kewanitaan PB SEMMI, Indri Damayanthi, menegaskan bahwa tema tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui gerakan nyata yang memberikan ruang setara bagi perempuan.

“Persatuan bukan sekadar jargon. Ia adalah arah dan janji bahwa setiap langkah gerakan harus berpijak pada persatuan yang sungguh-sungguh, bukan persatuan yang menutup mata,” kata Indri saat ditemui di lokasi pelantikan.

Menurut Indri, perjuangan perempuan untuk memperoleh kesetaraan merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa. Perempuan, kata dia, selama ini terus berserikat dan memperjuangkan haknya di berbagai ruang, mulai dari lingkungan kampus, dunia kerja, hingga sektor pertanian dan kelautan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Mereka menuntut hak untuk didengar, untuk aman, dan untuk setara,” ujarnya.

Ia menilai persatuan tidak dapat dipisahkan dari prinsip kesetaraan, demokrasi, dan kemerdekaan. Demokrasi, menurutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh kelompok masyarakat, sementara kemerdekaan akan kehilangan makna apabila masih terdapat kelompok yang mengalami penindasan.

“Tidak mungkin ada demokrasi tanpa keterlibatan semua. Tidak mungkin ada kemerdekaan jika masih ada yang tertindas. Dan tidak mungkin ada persatuan jika perempuan dikesampingkan. Tidak ada persatuan tanpa perempuan,” tegas Indri.

Dorong Perhatian terhadap Kelompok Rentan

Indri juga menyoroti persoalan kekerasan, diskriminasi, ruang yang tidak aman, serta pembungkaman suara perempuan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar gerakan perempuan memberikan perhatian lebih besar kepada kelompok yang rentan terpinggirkan, termasuk perempuan penyandang disabilitas, buruh, nelayan, dan petani.

“Mereka membutuhkan ruang untuk tumbuh, ruang untuk memimpin, dan ruang untuk menentukan masa depannya sendiri,” katanya.

Indri mengatakan Bidang Kewanitaan PB SEMMI akan diarahkan menjadi ruang bagi perempuan untuk saling menguatkan, mengorganisasi diri, serta memperkuat partisipasi perempuan dalam berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Selain itu, Bidang Kewanitaan PB SEMMI juga akan mendorong pengawalan terhadap kebijakan publik agar prinsip keadilan dan hak-hak perempuan tetap menjadi bagian dari proses pembangunan.

“Bidang Perempuan PB SEMMI hadir sebagai fasilitas untuk ruang aman tersebut. Menjadi wadah tempat perempuan saling menguatkan, mengorganisir diri, dan mengawal agar setiap kebijakan negara berpihak pada keadilan,” ungkapnya.

Ia berharap pelantikan PB SEMMI periode 2026–2029 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan mahasiswa yang lebih inklusif dan memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan.

“Indonesia yang kuat hanya bisa lahir dari gerakan yang menyatukan, dan gerakan yang menyatukan hanya bisa lahir dari bangsa yang setara,” pungkas Indri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250