Pemuda Kaum Betawi Tolak Klaim Sepihak Eki Pitung, Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Semua Warga

Admin Pusat
21 Agu 2026 12:42
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Pemuda Kaum Betawi menyampaikan sikap tegas terhadap pernyataan Eki Pitung yang dinilai mengatasnamakan masyarakat Betawi, 21 Agustus 2026 pada keterangan Persnya.

banner 970x250

Mereka menilai klaim tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Betawi yang selama ini menjunjung tinggi keterbukaan, inklusivitas, serta kehidupan sosial yang harmonis di Jakarta.

Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk klarifikasi sekaligus penegasan bahwa penyampaian pendapat maupun aspirasi di Tanah Betawi harus tetap mengedepankan norma hukum, norma sosial, serta menjaga keamanan dan kondusivitas bersama.

Pemuda Kaum Betawi berpandangan, Jakarta sebagai ruang hidup bersama memiliki karakter masyarakat yang terbuka dan menghargai keberagaman.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Karena itu, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan menjalankan aktivitasnya sepanjang dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terkait kehadiran warga Pati di Jakarta, Pemuda Kaum Betawi menilai hal tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak warga negara yang harus dihormati.

Tidak semestinya terdapat pihak tertentu yang melakukan penghakiman maupun tindakan yang berpotensi menghalangi hak masyarakat tanpa dasar kewenangan yang jelas.

Mereka juga menilai pihak yang tidak memiliki legitimasi atau kewenangan tidak sepatutnya mengambil tindakan yang dapat dimaknai sebagai pembatasan terhadap kebebasan warga.

Jika terdapat dugaan pelanggaran hukum, penyelesaiannya dinilai harus ditempuh melalui mekanisme hukum dan melibatkan pihak berwenang.

“Ke depan, hal-hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi di Tanah Betawi. Kita harus menjaga Jakarta sebagai rumah bersama dengan tetap menjunjung hukum, ketertiban, keterbukaan dan penghormatan terhadap sesama warga negara,” demikian sikap Pemuda Kaum Betawi.

Pemuda Kaum Betawi sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi dan bersama-sama menjaga keamanan serta kondusivitas Jakarta.

“Jaga Jakarta, jaga Betawi,” menjadi seruan yang disampaikan sebagai pesan agar dinamika sosial di Ibu Kota tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Siapkan Langkah Somasi

Selain menyampaikan sikap secara terbuka, Pemuda Kaum Betawi menyatakan tengah mempersiapkan langkah hukum terhadap pihak yang dinilai telah menyampaikan pernyataan dengan mengatasnamakan Betawi.

Dalam waktu dekat, mereka berencana mengirimkan somasi kepada Eki Pitung. Somasi tersebut ditujukan untuk meminta yang bersangkutan menarik pernyataannya serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Betawi, khususnya warga Betawi di Jakarta.

Apabila permintaan tersebut tidak diindahkan, Pemuda Kaum Betawi menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut disebut sebagai upaya untuk menjaga marwah, harkat, dan martabat masyarakat Betawi sekaligus memastikan setiap persoalan diselesaikan melalui jalur yang sesuai dengan hukum.

Pemuda Kaum Betawi menegaskan bahwa menjaga identitas dan marwah Betawi tidak berarti menutup diri terhadap kelompok masyarakat lain.

Sebaliknya, nilai keterbukaan, persaudaraan, penghormatan terhadap hak warga negara, serta kehidupan yang damai dinilai harus tetap menjadi bagian penting dalam menjaga Jakarta dan Tanah Betawi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250