
TANGERANG SELATAN – Ikatan Keluarga Pondok Modern Arrisalah (IKPA) wilayah Jabodetabek sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal lintas generasi di Aula Al-Syukro University, Ciputat. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyelami kembali semangat perjuangan para pimpinan pondok.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Arrisalah, KH. Azharullah, Lc., didampingi Ketua IKPA Pusat, Ust. Abu Nasir, beserta rombongan.
Kehadiran tokoh senior seperti KH. Hidayatullah Nawawi, guru angkatan pertama Arrisalah yang kini memimpin pesantren di Bekasi, turut menambah kekhusyukan refleksi bagi ratusan alumni yang hadir.
Dalam paparannya, Ust. Suherman, seorang dai internasional sekaligus pengasuh Pesantren Madinatunnajah Cirebon, menekankan bahwa alumni adalah duta pondok yang mengemban misi membawa nilai-nilai Arrisalah ke tengah masyarakat.
@redaksi.jakarta
“Sinergi antar-alumni adalah kunci. Kita ingin memastikan setiap potensi yang dimiliki alumni bisa berpadu untuk memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi umat dan bangsa,” ujar Ust. Suherman.
Refleksi Semangat Perjuangan
Poin krusial dalam pertemuan ini adalah ajakan untuk merefleksikan kembali dedikasi para kiai dan guru yang telah membangun pondok dengan penuh keikhlasan.
Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan bagi setiap alumni agar tetap istikamah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga bisnis.
“Sejauh mana pun kita melangkah, khittoh perjuangan sebagai alumni Arrisalah tidak boleh luntur. Semua harus bergerak di atas landasan nilai perjuangan pondok yang ikhlas, mandiri, dan bermanfaat,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, acara ditutup dengan diskusi strategis mengenai program kerja IKPA Jabodetabek ke depan.
Fokus utama akan diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan penguatan jejaring profesional alumni guna memastikan peran santri semakin nyata di wilayah metropolitan.
Melalui momentum Halal Bihalal ini, diharapkan ikatan batin antar-alumni semakin solid, selaras dengan jati diri santri yang kontributif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Tidak ada komentar