SPEDA Dorong UMKM Desa Naik Kelas, Salurkan Bantuan Modal di Jawa Tengah

Redaksi Eksekutif
30 Agu 2026 13:21
DAERAH NEWS 0 239
4 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | SEMARANG — Solidaritas Pemuda Pemudi Desa (SPEDA) mendorong percepatan transformasi ekonomi pedesaan melalui penguatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, inovasi, serta peningkatan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

banner 970x250

Upaya tersebut dibahas dalam Diskusi Ekonomi Sinergi Aktif bertajuk “Transformasi Ekonomi Pedesaan di Era Digital Menuju UMKM Desa yang Berdaya Saing” yang berlangsung di UMKM Center Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (29/8/2026).

Forum tersebut mempertemukan sejumlah unsur pemerintah dan pelaku usaha, di antaranya Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Tengah Faisa Mukti, Kepala Balatkop Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah Yusa Bramidha, pengusaha HIPMI Syariah Jawa Tengah Brilliant Amira, serta Ketua Umum UMKM KOPITU Jawa Tengah Rahayu Senjayawati.

Diskusi menyoroti pentingnya perubahan paradigma pembangunan desa. Desa dinilai tidak semestinya hanya menjadi penerima program, tetapi perlu didorong menjadi ruang tumbuhnya kegiatan ekonomi yang dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ketua Umum DPN SPEDA Fadli Rumakefing mengatakan pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang lebih berkelanjutan dan tidak berhenti pada pemberian bantuan.

“Program pemberdayaan yang kuat tidak berhenti pada bantuan. Pemberdayaan harus mengubah energi, inovasi, dan pengetahuan menjadi kemampuan yang dikelola masyarakat untuk bekerja, bertahan, dan tumbuh secara mandiri,” kata Fadli.

Menurut dia, UMKM desa membutuhkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha. Selain pembiayaan, pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan keterampilan, akses teknologi, pasar, serta pendampingan secara berkelanjutan.

 

“Kalau kita ingin UMKM desa naik kelas, maka masyarakat harus memiliki kemampuan untuk mengelola potensi yang ada di sekitarnya. Desa tidak boleh hanya menjadi pasar, tetapi harus menjadi produsen dan pusat inovasi ekonomi,” ujarnya.

 

SPEDA Salurkan Bantuan Modal

 

Selain menggelar diskusi, SPEDA memberikan bantuan modal usaha kepada sejumlah pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan tersebut.

 

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan langsung terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.

SPEDA menilai akses terhadap permodalan masih menjadi salah satu unsur penting dalam membantu UMKM mempertahankan sekaligus mengembangkan kegiatan usahanya.

Fadli mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen SPEDA agar pemberdayaan masyarakat tidak berhenti sebatas wacana.

“Kami ingin memastikan bahwa pemberdayaan bukan hanya menjadi narasi. Hari ini kita berdiskusi, tetapi pada saat yang sama kita juga memberikan dukungan konkret kepada pelaku UMKM melalui bantuan modal usaha,” katanya.

Meski demikian, Fadli menegaskan bantuan modal bukan tujuan akhir. Menurutnya, dukungan tersebut harus menjadi titik awal bagi pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, mengembangkan usaha, hingga membuka peluang kerja.

“Bantuan ini adalah pemantik. Setelah itu harus ada peningkatan kapasitas, inovasi, akses pasar, dan pendampingan. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi bisa berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Lima Pilar Pemberdayaan Desa

Dalam forum tersebut, SPEDA juga memperkenalkan lima pilar yang dinilai penting dalam membangun pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Kelima pilar tersebut meliputi Energi yang Memerdekakan, Ekonomi yang Naik Kelas, Komunitas yang Tangguh, Generasi yang Siap Menatap Masa Depan, serta Alam Lestari, Penghidupan Bertumbuh.

SPEDA memandang akses energi perlu diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi produktif. Sementara penguatan UMKM harus disertai peningkatan kapasitas, pemanfaatan teknologi, akses pembiayaan, dan perluasan pasar.

Di sisi lain, ketahanan komunitas desa dinilai penting untuk menghadapi perubahan dan krisis. Penguatan kelembagaan, kolaborasi, serta inovasi masyarakat menjadi bagian dari upaya tersebut.

Pembangunan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Generasi muda desa didorong memperoleh ruang untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilan sehingga dapat menjadi penggerak perubahan di daerahnya.

Aspek lingkungan turut ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi.

Pengelolaan sumber daya alam secara bijak dinilai dapat menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus membuka peluang penghidupan bagi masyarakat.

“Energi harus menghasilkan produktivitas, produktivitas harus menciptakan ekonomi, ekonomi harus memperkuat komunitas, pendidikan harus melahirkan generasi penggerak, dan seluruh proses itu harus tetap menjaga lingkungan,” tutur Fadli.

Digitalisasi Perlu Diikuti Literasi

SPEDA juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam memperluas akses UMKM desa terhadap konsumen dan pasar.

Fadli mengatakan pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi digital.

Dengan kemampuan tersebut, teknologi dapat dimanfaatkan untuk pemasaran, efisiensi operasional, peningkatan produktivitas, hingga menciptakan nilai tambah bagi produk desa.

“Digitalisasi jangan hanya menjadi slogan. Teknologi harus hadir untuk membantu petani, pelaku UMKM, pemuda desa, dan masyarakat mendapatkan akses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai ekonomi baru,” katanya.

Menurut SPEDA, transformasi ekonomi pedesaan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, pemuda, hingga masyarakat desa.

Fadli menilai desa memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian nasional. Dengan dukungan pengetahuan, teknologi, energi, modal, kapasitas usaha, dan ruang inovasi, desa dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri.

“Desa yang berdaya bukan desa yang terus-menerus menerima bantuan, tetapi desa yang mampu mengelola potensi, menciptakan nilai, dan menentukan masa depannya sendiri,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250