Erwin Aksa: Membangun Karir Politik

Redaksi Jakarta
16 Des 2022 07:35
POLITIK 0 179
2 menit membaca

Redaksi Jakarta – Kegiatan Golkar Institute Batch 10 yang diselenggarakan di DPP Partai Golkar Slipi Jakarta Barat telah memasuki Sesi 14 (Jumat 16 Desember 2022, Pukul 10.45-11.45 Wib) dengan materi Sharing Session: Membangun Karir Politik oleh Erwin Aksa.

banner 970x250

Erwin Aksa menyampaikan bahwa Golkar Institute didirikan pada tahun 2020 untuk mewadahi para anak muda yang berminat pada politik. Data dan peta diperlukan untuk mencapai kemenanga, untuk itu Road To Victory! Golkar: Karya Untuk Semua Golongan. Semua kalangan ada di Partai Golkar.

Partai Golkar menerapkan sistem meristokrasi, banyak anak muda kader Partai Golkar yang terpilih menjadi kepala daerah. Kondisi umum negara pada saat ini yang menjadi permasalahan umum yang dirasakan masyarakat seperti korupsi, kurangnya transparansi dana bantuan, kenaikan harga.

Analisis dapil pada Pileg 2019 dan strategi dapil targeting pileg 2024, Golkar sebagai partai sentrism, mempercayai ideologi bangsanya (Pancasila) dengan mengutamakan keadilan, mengutamakan kesetaraan, partai yang inklusif.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Dalam pemilu berlaku yang namanya efek ekor jas (cocktail effect) berpengaruh pada partai dan caleg yang maju di dapil dari partai tersebut. Misalnya suara PDIP cenderung tinggi di dapil-dapil yang juga dimenangkan oleh Jokowi di Pilpres.

Untuk memprioritaskan dapil. Digunakan metode alokasi kursi Sainte-Lague dan menempatkan dapil ke dalam 3 kategori, yaitu: (1) Pertumbuhan yaitu dapil yang berpotensi menambah kursi dengan penambahan suara; (2) Risiko yaitu dapil yang berpotensi kehilangan kursi dengan penurunan suara; dan (3) Aman. Dapil yang kecil kemungkinan penambahan ataupun pengurangan kursi. Program Digital Nasional yang digunakan oleh Partai Golkar meliputi: (1) Tetapkan pesan; (2) Buka saluran; (3) Bagikan kalender editorial; (4) Distribusi konten; dan (5) Buat kerangka respon.

Digitaliasi Partai Golkar yang sudah dilakukan sekarang seperti EKTA Partai Golkar, Whatsapp, Instagram, Twitter, Facebook, Tiktok. Konten pesan yang eksis di media sosial seperti yang disampaikan oleh Kader Partai Golkar dari Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) dan Musa Rajekshah (Wakil Gubernur Sumatera Utara).

Sehingga partai harus memperbaiki imej di era digitalisasi seperti sekarang dengan peka dengan memanfaatkan media sosial. Untuk itu, bagi generasi muda jangan hanya menerobos, buka lahan baru! Tutupnya.

Citizen Reporter: Muhammad Haris Zulkarnain (MHZ)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250