Kemacetan Parah di Tanjung Priok, Desakan Penggantian Dirut Pelindo Mencuat

Admin Pusat
19 Apr 2025 16:51
NEWS 0 747
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA , 19 April 2025— Kemacetan lalu lintas parah di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam beberapa hari terakhir, menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

banner 970x250

Lonjakan volume truk yang melintasi jalur distribusi utama diduga tidak diimbangi dengan kesiapan manajemen dan infrastruktur PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Data mencatat, dalam tiga hari terakhir, arus kendaraan angkutan barang di pelabuhan terbesar di Indonesia itu mencapai lebih dari 7.000 truk per jam.

Padahal, jalur distribusi di kawasan tersebut idealnya hanya mampu menampung sekitar 2.500 truk per jam.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ketidakseimbangan ini menyebabkan antrean panjang yang merembet hingga ke jalan-jalan utama, mengganggu aktivitas ekonomi dan distribusi barang secara nasional.

Ketua Umum Perhimpunan Gerakan Nasional (PGN), Hendra, menilai kemacetan tersebut sebagai dampak dari buruknya tata kelola operasional Pelindo.

Ia bahkan secara terbuka menyarankan agar Direktur Utama PT Pelindo segera dievaluasi dan diganti.

“Ini bukan semata-mata soal kemacetan lalu lintas, tapi soal kegagalan dalam memetakan arus logistik dan kapasitas pelabuhan. Jika dalam kondisi seperti ini pun manajemen Pelindo tidak mampu bertindak sigap, maka kredibilitas perusahaan negara ini patut dipertanyakan,” ujar Hendra dalam rilis resmi, Sabtu (19/04).

Lebih lanjut, Hendra meminta pemerintah pusat untuk turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini. Menurutnya, stagnasi logistik di pelabuhan utama nasional berpotensi mengganggu kepercayaan pelaku industri terhadap sistem logistik dan infrastruktur pelabuhan di Indonesia.

“Ini momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja Pelindo. Jangan sampai hal ini menjadi preseden buruk bagi dunia usaha dan investasi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pelindo belum memberikan keterangan resmi terkait kemacetan yang terjadi maupun respons terhadap desakan penggantian Direktur Utama. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250