
Jakarta, 30 April 2025 – Dalam momentum Hari Buruh 1 Mei, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Tangerang Selatan Menyoroti beberapa persoalan buruh yang ada di indonesia, hari demi hari hak hak buruh kian memperhatikan, hari GMNI Tangsel mendesak agar pemerintahan Prabowo Gibran memperhatikan kesejahteraan buruh yang mendesak, Pemerintah segera memperbaiki lapangan kerja yang minim, menaikan gaji buruh sesuai regional yang ada, pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) serta disahkannya RUU Ketenagakerjaan.

Setelah sekian banyak kasus Perusahaan Pailit dan berdampak pada ribuan buruh pekerja di indonesia ini akan menjadi pukulan berat bagi perputaran Ekonomi Negara. Mulai dari PT. Sritek, PT. Tokai, dll seharusnya Negara segera karna hal ini akan menjadi bola salju dikemudian hari jika Pemerintah tidak gerak cepat dalam membuka lapangan pekerjaan di indonesia.
May Day ini menjadi Refleksi bagi pekerja di seluruh dunia. Dalam Kajian Strategis yang kami lakukan di internal Cabang GMNI Kota Tangerang Selatan Kamis (30/04/2025) di Sekretariat DPC GMNI Kota Tangerang Selatan, bahwa masyarakat Pekerja dan Buruh memiliki kekuatan besar dalam membangun Dunia. Dunia yang kita tempati dengan segala kemajuannya adalah hasil tangan dari kaum pekerja dan buruh. Dengan dasar kontribusi besar kaum Pekerja dan Buruh dalam membangun Bangsa dan Dunia, sudah seharusnya hak-hak Pekerja dan Buruh menjadi prioritas besar dalam kesejahteraan hidupnya.
Dengan dasar tersebut GMNI Tangsel juga mengajak kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk bersama-sama menjaga stabilitas, kondusifitas dan ketertiban dalam bermasyarakat demi terciptanya iklim investasi yang sehat, sehingga dapat menarik kepercayaan para inventor berinvestasi di indonesia dan membuka banyak lapangan pekerjaan untuk rakyat.
@redaksi.jakarta
Sekian tuntutan yang kami sampaikan, tetap jaga kondusifitas dalam momentum hari buruh nasional.
Tidak ada komentar