Raker Bamus Suku Betawi 1982 tegaskan arah strategis dan dukungan penuh terhadap Gubernur DKI Jakarta

Redaksi Eksekutif
15 Jun 2025 09:42
METROPOLITAN 0 420
3 menit membaca

Bogor, 14 Juni 2025 — Rapat Kerja I Bamus Suku Betawi 1982 resmi ditutup Wakil Ketua Umum H. Saiful Ramat Dasuki, yang juga mantan Wakil Menteri Agama RI, di Green Forest Hotel, Bogor.

banner 970x250

Rapat kerja ini menjadi momen penting sehari setelah pelantikan pengurus periode 2025–2030, yang memperkuat arah gerak organisasi dalam merespons dinamika Jakarta pasca-ditetapkannya UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Dalam forum tersebut, Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, H. Zainuddin atau Haji Oding, menyampaikan tiga pernyataan resmi atau rekomendasi hasil Raker yang menegaskan komitmen Bamus untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berikut rekomendasi rapat kerja Bamus Suku Betawi 1982 :

1. Bamus Suku Betawi 1982 mendukung penuh dan siap bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan penunjang utama ekonomi nasional. Betawi sebagai masyarakat inti Jakarta harus aktif mengambil peran dalam pembangunan Jakarta ke depan.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

2. Bamus Suku Betawi 1982 mendukung sepenuhnya komitmen Gubernur DKI Jakarta untuk menempatkan budaya dan adat istiadat Betawi dalam posisi terhormat dan strategis di Provinsi DKI Jakarta. Sekaligus Budaya Betawi menjadi wajah utama dari identitas kota ini, bukan hanya menjadi simbol pelengkap.

3. Bamus Suku Betawi 1982 mendukung penuh kesepakatan seluruh unsur kaum Betawi tentang Majelis Kaum Betawi (MKB) sebagai satu-satunya lembaga adat, sebagaimana ditetapkan pada tanggal 10 Juni 2022 dalam Kongres Kaum Betawi. Bamus mengusulkan kepada Gubernur agar menetapkan MKB secara resmi melalui Peraturan Daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum H. Saiful Ramat Dasuki dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi untuk memperkuat barisan Bamus.

Ia menyampaikan bahwa sahabat-sahabat Betawi yang belum masuk dalam kepengurusan akan dilibatkan dalam mengisi posisi di berbagai departemen dan unit kerja organisasi.

Saiful juga menyatakan dukungan terhadap perlunya unsur tokoh betawi untuk dimasukkan ke dalam Badan Aglomerasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mendorong Perda tentang Pemajuan Kebudayaan Betawi serta penetapan hukum atas Majelis Kaum Betawi sebagai lembaga adat resmi.

Tak kalah penting, Bamus juga akan mengusulkan agar jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta ke depan bisa diisi oleh Putra Betawi yang memiliki kapasitas dan integritas, sebagai simbol keberpihakan terhadap masyarakat Betawi.

Raker ini juga menghasilkan program strategis, antara lain pembangunan sekretariat permanen, pendirian asrama mahasiswa Betawi, pembentukan LBH Bamus Betawi, pembuatan film dokumenter sejarah dan budaya Betawi, penguatan kepemimpinan generasi muda, hingga pengembangan kampung Betawi di SetuBabakan dan di setiap kelurahan.

Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi, Raker ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan baru masyarakat Betawi dalam membangun Jakarta yang inklusif, modern, dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal tanpa mengenyampingkan budaya lain yg tumbuh dan berkembang di Jakarta (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250