Ojol Merah Putih Serukan Persatuan dan Kesatuan, Ajak Driver Jaga Jakarta Tetap Aman

Redaksi Eksekutif
24 Agu 2026 18:03
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA – Di tengah munculnya berbagai wacana aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27 Agustus 2026, kelompok pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Ojol Merah Putih menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

banner 970x250

Gerakan tersebut diinisiasi Kangmas Lutfi, Opa Ata, Apink, serta sejumlah tokoh ojol lainnya. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menyampaikan aspirasi secara konstitusional dengan mengedepankan keamanan, ketertiban, serta kepentingan masyarakat luas.

Salah satu tokoh senior ojol sekaligus Pembina Komunitas Driver Online Sontoloyo, Opa Ata, mengatakan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak demokrasi warga negara yang harus dihormati.

Namun, ia mengingatkan agar aksi tidak berkembang menjadi tindakan anarkis maupun mengganggu ketertiban umum.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Silakan menyampaikan aspirasi dan pendapat secara konstitusional. Tentunya kami menghormati itu sebagai hak demokrasi seluruh warga negara Republik Indonesia. Namun hendaknya jangan sampai anarkis, jangan sampai rusuh dan mengganggu stabilitas serta ketertiban umum.

Kita semua mengharapkan Jakarta yang aman dan Indonesia yang damai,” ujar Opa Ata saat ditemui di Rumah Perjuangan Ojol, Mess Pelni, Jakarta Barat.

Senada, Apink yang dikenal sebagai Ketua Umum Komunitas GGBC Jabodetabek mengimbau para pengemudi ojol agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Hendaknya semua pihak bisa bijak dan menahan diri. Terutama ojol, jangan sampai terprovokasi, terhasut dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ojol tidak perlu ikut-ikutan. Ngebid saja, cari uang untuk keluarga di rumah,” kata Apink.

Menurutnya, situasi Jakarta yang aman dan kondusif merupakan kepentingan bersama, terutama bagi para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu, Kangmas Lutfi selaku inisiator Ojol Merah Putih sekaligus Pembina Utama Komunitas Driver Legend Indonesia (DLI), saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, menyoroti adanya sejumlah pihak yang dinilai berupaya membawa-bawa nama ojol dalam seruan aksi.

“Kami mencermati ada beberapa kelompok yang mencoba memancing di air keruh dan membonceng aksi pada 27 Agustus nanti. Sebagian dari mereka bahkan kerap membawa nama ojol dalam setiap seruan aksinya dengan tujuan memancing emosi grassroots agar ikut serta dalam aksi,” ujarnya.

Lutfi menegaskan bahwa Ojol Merah Putih berkomitmen membangun sinergi positif dengan aparat keamanan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.

Ia juga mengimbau para pengemudi untuk tidak mudah mempercayai seruan maupun informasi provokatif yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya.

“Kami tegaskan di sini bahwa Ojol Merah Putih berkomitmen untuk menjalin sinergitas positif dengan aparat keamanan untuk membantu menjaga kamtibmas demi situasi yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing,” katanya.

Menurut Lutfi, para pengemudi ojol memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga Jakarta tetap aman sehingga aktivitas mencari nafkah dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Ojol cinta tanah air dan bangsa. Kita semua cinta NKRI yang aman dan damai. Mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi masa depan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250