Kesatria Muda Respublika Apresiasi Sufmi Dasco, Dinilai Konsisten Kawal Agenda Kenegaraan

Admin Pusat
28 Agu 2026 12:44
INDONESIA NEWS 0 155
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Pimpinan Pusat Kesatria Muda Respublika mengapresiasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang dinilai konsisten mengawal berbagai agenda kenegaraan di tengah dinamika politik dan tuntutan publik.

banner 970x250

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Kesatria Muda Respublika, Iwan Bento Wijaya, termasuk terkait perhatian terhadap tuntutan masyarakat mengenai percepatan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Iwan mengatakan, aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Agustus 2026 merupakan bagian dari penyampaian aspirasi dalam kehidupan demokrasi.

Menurutnya, berbagai tuntutan yang disuarakan masyarakat dan mahasiswa perlu ditempatkan dalam mekanisme demokrasi dan ketatanegaraan yang berlaku.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Kami memberikan apresiasi kepada Pak Sufmi Dasco Ahmad yang terus mengambil posisi untuk mengawal agenda kenegaraan di tengah dinamika politik dan tekanan publik. Komitmen untuk memastikan aspirasi masyarakat, termasuk agenda RUU Perampasan Aset, tetap berada dalam ruang pembahasan kelembagaan merupakan sikap yang patut diapresiasi,” ujar Iwan.

Dia menilai RUU Perampasan Aset menjadi salah satu agenda legislasi yang mendapat perhatian masyarakat. Karena itu, menurut Iwan, tuntutan mengenai kepastian pembahasannya perlu dikawal melalui proses legislasi yang transparan, terukur, dan sesuai dengan mekanisme konstitusional.

Iwan juga menilai situasi politik yang dinamis membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara penyampaian aspirasi publik dan keberlangsungan penyelenggaraan negara.

“Kita membutuhkan negarawan yang berani mengambil tanggung jawab ketika situasi politik sedang berada dalam tekanan. Stabilitas bukan berarti membungkam kritik, tetapi memastikan kritik dan tuntutan masyarakat dapat disalurkan melalui mekanisme demokrasi tanpa mengorbankan kepentingan bangsa yang lebih besar,” katanya.

Lebih lanjut, Kesatria Muda Respublika menilai langkah politik Sufmi Dasco dalam mengawal agenda kenegaraan menunjukkan keberanian mengambil tanggung jawab di tengah dinamika politik.

Menurut Iwan, seorang pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar institusi negara tetap dapat menjalankan fungsinya sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tidak kehilangan ruang dalam proses pengambilan kebijakan.

“Bagi kami, ketika seorang pemimpin politik memilih untuk tetap mengawal agenda kenegaraan di tengah tekanan dan dinamika politik, termasuk ketika harus mempertaruhkan jabatan dan kepentingan politiknya, maka sikap tersebut harus dilihat sebagai bentuk tanggung jawab politik. Jabatan adalah amanah, sementara stabilitas negara adalah kepentingan yang jauh lebih besar,” tutur Iwan.

Meski memberikan apresiasi, Iwan menegaskan sikap tersebut bukan merupakan dukungan tanpa batas terhadap setiap kebijakan maupun keputusan politik.

Kesatria Muda Respublika tetap mendorong agar seluruh agenda kenegaraan dijalankan secara terbuka, konstitusional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut dia, stabilitas politik dan demokrasi tidak semestinya dipertentangkan. Keduanya justru perlu berjalan beriringan agar pemerintah dan lembaga negara dapat bekerja secara efektif dalam menghadapi berbagai persoalan nasional.

“Indonesia membutuhkan stabilitas politik yang tidak mematikan demokrasi dan demokrasi yang tidak menghancurkan stabilitas. Keduanya harus berjalan beriringan agar pemerintah dan lembaga negara dapat bekerja secara efektif menjawab persoalan ekonomi, hukum, sosial, serta tantangan geopolitik,” pungkas Iwan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250