Seminar Kebangsaan IBM ASMI Hadirkan Gubernur Akmil, Bahas Tantangan Indonesia di Tengah Geopolitik Global

Admin Pusat
6 Okt 2026 23:14
3 menit membaca

REDAKSJAKARTA | JAKARTA — Institut Bisnis dan Multimedia ASMI (IBM ASMI) Jakarta bersama Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG) menggelar seminar kebangsaan bertajuk “Kehidupan Berbangsa Bernegara di Tengah Dinamika Geopolitik Dunia”, Selasa (6/10/2026).

banner 970x250

Seminar yang berlangsung di Ruang Riye-Riye, Kampus Ungu IBM ASMI, Jakarta, menghadirkan Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano A.M. Tilaar, M.M. sebagai pembicara utama. Kegiatan tersebut diikuti civitas akademika IBM ASMI dan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam pemaparannya, Mayjen TNI Rano Tilaar mengajak civitas akademika, khususnya mahasiswa, memahami perkembangan geopolitik dunia yang dinilai semakin dinamis serta dampaknya terhadap kepentingan nasional Indonesia.

Menurut Rano, perubahan konstelasi global menuntut masyarakat Indonesia memiliki pemahaman yang kuat mengenai posisi strategis bangsa, sekaligus memperkuat persatuan, ketahanan nasional, dan kesadaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ia menilai perguruan tinggi mempunyai peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mempunyai wawasan kebangsaan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara profesional, tetapi juga berwawasan kebangsaan yang kuat. Seminar ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk memahami tantangan bangsa secara kritis dan konstruktif,” ujar Rano.

Ia berharap forum tersebut dapat memperluas perspektif mahasiswa terhadap berbagai persoalan strategis nasional maupun internasional.

Pemahaman tersebut diharapkan mendorong generasi muda mengambil peran positif sesuai kompetensi dan bidang masing-masing.

Dorong Mahasiswa Pahami Perubahan Global

Wakil Rektor IV IBM ASMI sekaligus Direktur ASMI Education and Strategy Development Center (AESDC), Dr. Audrey G. Tangkudung, mengapresiasi materi yang disampaikan Gubernur Akmil tersebut.

Menurut Audrey, pembahasan mengenai dinamika geopolitik global penting diberikan kepada mahasiswa karena perubahan situasi internasional dapat memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan nasional.

“Paparan yang disampaikan Mayjen TNI Rano Tilaar sangat menarik. Masyarakat, khususnya mahasiswa IBM ASMI, harus siap mengantisipasi dinamika geopolitik global,” kata Audrey.

Dalam seminar tersebut, Rano juga menyampaikan sejumlah agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan dan kesejahteraan nasional.

Beberapa program yang disebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan koperasi desa, sekolah rakyat, ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pembentukan batalion tentara pembangunan.

Audrey mengatakan berbagai program tersebut perlu dipahami dan mendapat dukungan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, sepanjang pelaksanaannya diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan bangsa.

Dibuka Ketua YLPG

Seminar kebangsaan tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG), Angelica Tengker. Dalam kesempatan yang sama, Rektor IBM ASMI Dr. F.X. Irwan Tanamas, AK., CPA, CA, turut memberikan sambutan.

Penyelenggaraan seminar menjadi bagian dari upaya IBM ASMI memperkuat wawasan kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi sekaligus membuka ruang dialog mengenai berbagai tantangan strategis yang dihadapi Indonesia di tengah perubahan tatanan dunia.

Sebagai institusi pendidikan profesional dan akademik, IBM ASMI menyelenggarakan pendidikan pada jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister.

IBM ASMI berdiri sejak 1 Juli 1962 dan didirikan oleh almarhum ABJ Tengker. Pada awal perkembangannya, ASMI dikenal sebagai salah satu pelopor pendidikan stenografi, sekretaris, dan administrasi perkantoran.

Seiring perkembangan zaman, lembaga pendidikan tersebut berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi dan kini berada di bawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon.

Saat ini IBM ASMI memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Ilmu Administrasi dan Sekretari, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia.

Institusi tersebut memiliki enam program studi, yaitu D3 Manajemen Administrasi Perkantoran, S1 Administrasi Bisnis, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Sistem Informasi, dan S2 Magister Manajemen.

Dengan visi menjadi institusi perguruan tinggi yang bermutu, dinamis, serta menjadi salah satu yang terbaik dalam pengembangan bisnis dan multimedia di Asia pada 2027, IBM ASMI terus mendorong pengembangan sumber daya manusia profesional, kreatif, inovatif, sekaligus memiliki kepedulian terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250