Aksi Desak KPK Periksa Puan Maharani Berakhir Ricuh

Redaksi Jakarta
1 Feb 2021 19:57
METROPOLITAN 0 208
2 menit membaca

Jakarta – Masa dari Gerakan Bersama Rakyat (GebRak) kembali mendatangi gedung KPK yang diwarnai kericuhan dan saling dorong dengan pihak kepolisian pada Senin 01 Januari 2021.

banner 970x250

Masa aksi yang dipimpin oleh korlap Bahar menuntut agar KPK memeriksa Ketua DPR-RI Puan Maharani dalam kasus Bantuan Sosial, Puan mencuat namanya atas dugaan keterlibatan mengambil Hak dan Kewajiban Rakyat.

“Kami datang kesini karena ada alasan yang pertama KPK harus segera memeriksa Ketua DPR-RI Puan Maharani atas dugaan keterlibatan dana Bansos beserta kroninya,” kata Bahar.

“Dana Bansos yang seharusnya diperuntukkan untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19 telah dirampok secara berjamaah,” Tambahnya.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Bahar juga berpendapat mendorong KPK usus Tuntas dugaan keterlibatan Puan Maharani dalam kasus Bantuan Sosial, kami percaya bahwa KPK dibawa kepemimpinan Firli Bahuri koruptor siap dibasmi.

“Kami mendukung KPK sepenuhnya agar kasus yang merugikan Rakyat Indonesia di usus tuntas siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut,” Tutupnya.

Berikut pernyataan sikap dan hasil kajian dari Gerakan Bersama Rakyat (GebRak).

*Menuntut agar Juliari Batubara segera dihukum mati karena telah melakukan Korupsi Dana Sosial.

*Meminta KPK RI segara mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial tersebut.

*KPK RI harus segera memeriksa Puan Maharani yang namanya diduga disebut dalam kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial.

“Bahwa Gerakan kami, gerakan sosial betul, atas nama Rakyat kawan-kawan,” Tuntasnya.*[Red]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250