AMKI Audiensi ke Akmil, Bahas Sinergi Literasi Media dan Nasionalisme Anak Bangsa

Admin Pusat
30 Okt 2025 21:07
GENERAL 0 229
3 menit membaca

Magelang, 30 Oktober 2025 – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat dan Akademi Militer (Akmil) menyatakan kesiapan menjalin kolaborasi strategis dalam memperkuat literasi media dan menanamkan semangat kebangsaan di era digital.

banner 970x250

Komitmen itu disampaikan dalam audiensi AMKI Pusat dengan Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, SE, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/10).

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, membahas peluang kerja sama antara dunia pendidikan militer dan organisasi media dalam membangun kesadaran nasionalisme di tengah derasnya arus informasi global.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Akmil Mayjen Rano Tilaar didampingi Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus, S.IPem., M.H., Direktur Pembinaan Lembaga (Dirbinlem) Akmil Kolonel Inf Ignatius Tri Joko Budi S., serta Kepala Penerangan (Kapenhumas) Akmil Letkol Inf S. Herman Rahman.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sementara dari pihak AMKI Pusat hadir Ketua Umum Tundra Meliala, Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Litbang Iman Handiman, Ketua Bidang Hukum Rukmana, Humas Herdiana, serta Hans Montolalu yang juga menjabat Sekjen Persatuan Wartawan Reaksi Cepat (PWRC).

Ketua Umum AMKI, Tundra Meliala, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak Akmil. Ia menegaskan bahwa AMKI sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media lintas platform dan konten digital siap berkolaborasi dengan Akmil dalam memperkuat literasi media dan nilai-nilai kebangsaan.

“Kami dari AMKI siap berkolaborasi dengan Akmil dalam berbagai program yang dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan literasi media di era digital,” ujar Tundra, yang juga alumnus Lemhannas PPRA 51.

Menanggapi hal itu, Gubernur Akmil Mayjen Rano Tilaar menyambut positif rencana kerja sama tersebut.

Lulusan Akmil 1993 dari Kecabangan Infanteri (Kopassus) itu menilai kolaborasi antara lembaga pendidikan militer dan organisasi media penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta membangun ketahanan informasi bangsa.

“Kami menyambut baik kehadiran AMKI. Kolaborasi ini penting, terlebih di tengah derasnya arus media saat ini,” tutur Rano yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap Jaya 1.

Dalam kesempatan itu, putra Kawanua asal Sulawesi Utara tersebut menegaskan bahwa Akmil adalah kawah candradimuka yang melahirkan calon pemimpin bangsa.

Ia menjelaskan makna semboyan Akmil, Adhitakarya Mahatvavirya Nagarabhakti, yang berarti “Prajurit terbaik dengan semangat besar untuk mengabdi kepada negara.”

“Pemimpin sejati tidak hanya dilahirkan, tetapi juga dibentuk melalui proses panjang pendidikan, pengabdian, dan tanggung jawab,” ujar jenderal bintang dua yang pernah menjabat Danrem 052/Wijayakrama.

Mayjen Rano juga mencontohkan beberapa lulusan Akmil yang kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia, seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto, sebagai bukti kontribusi Akmil dalam mencetak pemimpin bangsa.

Pertemuan turut diwarnai diskusi seputar peran media dalam pembinaan generasi muda, penguatan kepemimpinan, kegiatan retret, hingga isu-isu kebangsaan termasuk situasi Papua.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang. (Hans Montolalu)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250