
REDAKSI JAKARTA — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bamus Suku Betawi 1982 menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Pondok Budaya Betawi, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pengurus organisasi, ormas kebetawian, hingga masyarakat umum sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, standar kesehatan, serta kesejahteraan hewan.
Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara, M. Ichwan Ridwan atau Boim, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari syiar sekaligus edukasi kepada masyarakat agar memahami proses penyembelihan hewan kurban yang benar dan sesuai ketentuan.
“Pelatihan ini bukan hanya mencetak juru sembelih halal yang profesional, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar para sohibul kurban nantinya dapat menyembelih hewan kurbannya sendiri sesuai syariat,” ujar Boim.
@redaksi.jakarta
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus pusat Bamus Suku Betawi 1982 yang diwakili Sekretaris Jenderal H. Muhammad Ikhsan bersama pengurus DPD kota dan kabupaten.
Acara dibuka oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara yang diwakili Wakil Camat Cilincing, Agung Cahyo Kuntadi. Dalam sambutannya, Agung mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai penting dalam menjaga kualitas proses penyembelihan hewan kurban di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan proses penyembelihan yang higienis, sehat, dan halal sebelum daging kurban dibagikan kepada masyarakat. Kesehatan serta kesejahteraan hewan juga harus diperhatikan, termasuk persoalan sanitasi dan pengelolaan limbah,” kata Agung.
Materi pelatihan pertama disampaikan oleh DPD Juru Sembelih Halal Jakarta Utara melalui Ahmad Syarif yang memaparkan dasar hukum syariat penyembelihan hewan, teknik pemotongan, hingga tata cara penanganan daging kurban.
Sementara materi kedua disampaikan Liani Herawati dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta terkait kesehatan dan kesejahteraan hewan kurban.
Ketua panitia pelatihan, Bahrudin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para donatur yang memberikan bantuan hewan untuk praktik pelatihan.
“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu kegiatan ini, di antaranya bantuan tiga ekor kambing dari H. Radian Azhar serta satu ekor kambing dari PD Dharma Jaya dan BAZNAS (Bazis) Jakarta Utara,” ujar Bahrudin.
Ia berharap pelatihan Juleha dapat terus dilaksanakan secara rutin guna memperluas pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat, higienis, dan memenuhi standar kesehatan.
Tidak ada komentar