Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dalam pertemuan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2023) (Humas Bawaslu RI).Redaksi Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan TNI menyepakati kerja sama membantu penyelenggaraan pemilu serentak 2024. Kerja sama ini mengemuka dalam pertemuan antara Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja dengan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2023) kemarin.

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja menyebutkan pertemuan itu menghasilkan tiga poin kesepakatan kedua lembaga dalam upaya memperkuat pengamanan saat pelaksanaan Pemilu.
“Ada kesepakatan penting, untuk memperkuat pengamanan pelaksanaan Pemilu di seluruh daerah, terutama kawasan rentan konflik,” kata Bagja dalam keterangan tertulis, Jumat (7/4/2023).
Tiga poin kerjasama yang disepakati meliputi persoalan yang kerap disorot mendekati pelaksanaan pemilu serta berkaitan dengan institusi TNI itu sendiri. Semisal, dukungan keamanan, intelejen dan sistem keamanan rakyat semesta (Hankamrata) pada setiap tahapan Pemilu 2024.
@redaksi.jakarta
Poin kesepakatan kedua, Bawaslu meminta dukungan pengamanan dari TNI pada seluruh tingkat teritorial, mulai Koramil, Kodim, Korem sampai Kodam untuk seluruh jajaran Bawaslu, hingga Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
Poin kesepakatan terakhir berkenaan dengan sinkronisasi data terkait pengawasan daftar pemilih tetap (DPT) untuk anggota TNI aktif dan purna tugas dan beralih status sebagai warga sipil.
“Ke depan, kami (Bawaslu dan TNI) bisa sinkronisasi data prajurit yang sudah masuk masa pensiun,” tandasnya.(*)
Tidak ada komentar