Burhanuddin: Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional, Bangsa Besar Harus Menghargai Jasa Pemimpinnya

Admin Pusat
9 Nov 2025 12:47
NEWS POLITIK 0 385
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA —Ketua Umum DPP Garuda Astacita Nusantara (GAN), Muhammad Burhanuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan Presiden Kedua Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional saat keterangannya di Jakarta, Minggu 09/11/2025.

banner 970x250

Dalam pernyataannya, Burhanuddin menegaskan bahwa penghargaan terhadap Soeharto bukan sekadar bentuk penghormatan pribadi, melainkan pengakuan terhadap kontribusinya yang besar dalam membangun fondasi bangsa Indonesia di bidang ekonomi, stabilitas nasional, dan ketahanan pangan.

Burhanuddin menjelaskan, setiap bangsa berdiri di atas perjuangan orang-orang terdahulu yang berkorban demi cita-cita kemerdekaan dan martabat rakyatnya.

Ia menilai bahwa menghormati pahlawan nasional adalah bentuk syukur sekaligus pengakuan terhadap sejarah panjang perjuangan bangsa.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa para pahlawannya. Kita menghormati mereka bukan karena mereka sempurna, tetapi karena mereka berani memikul tanggung jawab membangun bangsa,” ujarnya.

Dalam refleksinya, Burhanuddin menyebut Soeharto sebagai salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Indonesia modern.

Di bawah kepemimpinan Soeharto, Indonesia berhasil keluar dari krisis ekonomi 1960-an, mencapai swasembada pangan, serta memperluas akses pendidikan dan kesehatan ke berbagai daerah.

“Program Revolusi Hijau yang dijalankan Soeharto menjadikan Indonesia mampu memberi makan rakyatnya secara mandiri. Pembangunan infrastruktur dan pendidikan yang dirintis kala itu masih dirasakan manfaatnya hingga kini,” lanjutnya.

Burhanuddin juga menilai bahwa kebijakan luar negeri Soeharto yang pragmatis berhasil menjaga kedaulatan Indonesia di tengah dinamika global.

Indonesia pada masa itu menjadi salah satu negara yang berperan aktif dalam pendirian ASEAN dan berkontribusi terhadap stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Meski menyadari bahwa masa pemerintahan Soeharto tidak lepas dari kontroversi, Burhanuddin menegaskan pentingnya melihat sejarah secara utuh dan seimbang.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap kekurangan, tetapi juga tidak bisa mengabaikan fakta bahwa kepemimpinannya membentuk wajah Indonesia modern,” katanya.

Menurut Burhanuddin, penghormatan terhadap tokoh seperti Soeharto tidak cukup hanya dalam bentuk simbolik, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti melanjutkan perjuangan membangun bangsa melalui kerja keras, kejujuran, dan pengabdian.

“Menghormati pahlawan sejati berarti meneladani semangat pengabdian mereka. Dalam konteks sekarang, itu berarti memperkuat ketahanan pangan, mengentaskan kemiskinan, serta menjaga persatuan nasional,” ujarnya.

Burhanuddin mengajak seluruh elemen bangsa untuk menafsirkan kembali nilai-nilai kepahlawanan sesuai tantangan zaman.

Ia menegaskan bahwa DPP Garuda Astacita Nusantara mendukung penuh langkah pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, dengan harapan bangsa Indonesia dapat memandang masa lalu secara jujur dan berimbang.

“Bagi kami, Soeharto adalah bagian penting dari perjalanan bangsa. Ia bukan hanya seorang pemimpin, tetapi simbol dari keteguhan dan dedikasi dalam membangun negeri ini,” tutup Burhanuddin. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250