DPN SPEDA Perluas Konsolidasi Pemuda Desa, Kepengurusan NTT dan NTB Resmi Terbentuk

Admin Pusat
22 Sep 2026 11:06
NASIONAL NEWS 0 137
3 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | JAKARTA — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) memperluas jaringan organisasi dengan membentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPEDA di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

banner 970x250

Pembentukan kedua kepengurusan wilayah tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi SPEDA untuk memperkuat keterlibatan pemuda desa dalam berbagai agenda pembangunan di daerah.

Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, mengatakan pembentukan kepengurusan di NTT dan NTB tidak semata-mata berkaitan dengan perluasan struktur organisasi.

Menurutnya, keberadaan SPEDA di daerah diharapkan dapat menjadi ruang bagi pemuda desa untuk terlibat secara aktif dalam mengembangkan potensi masyarakat dan mendorong berbagai inisiatif pembangunan dari tingkat desa.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

“Pemuda desa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku, penggerak, sekaligus bagian penting dari solusi berbagai persoalan di desa. Karena membangun Indonesia, salah satu pintu utamanya adalah membangun desa,” kata Fadli kepada awak media, Selasa (22/9/2026).

Ia menilai desa memiliki beragam potensi sosial dan ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan bagi pembangunan nasional.

Karena itu, pemuda desa menurutnya perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendorong ekonomi kreatif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat.

Fadli juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang terhadap desa. Desa, kata dia, tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai penerima program pembangunan, tetapi juga sebagai bagian yang memiliki kapasitas untuk melahirkan gagasan dan menggerakkan pembangunan berdasarkan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat.

“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa desa bukan sekadar objek pembangunan. Desa adalah fondasi pembangunan Indonesia. Anak-anak muda di desa harus berani mengambil peran, melahirkan gagasan dan menciptakan perubahan dari daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Dalam struktur kepengurusan yang baru dibentuk, DPW SPEDA Nusa Tenggara Barat dipimpin Saidin Alfajari sebagai Ketua Umum. Sementara DPW SPEDA Nusa Tenggara Timur dipimpin A Rauf sebagai Ketua Umum.

Fadli berharap kedua kepengurusan tersebut segera melakukan konsolidasi internal sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat di masing-masing wilayah.

Menurutnya, penguatan organisasi di daerah perlu diikuti dengan program yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan pemuda dan masyarakat desa.

“Saya berharap Ketua Umum DPW SPEDA NTB Saidin Alfajari dan Ketua Umum DPW SPEDA NTT A Rauf dapat membawa semangat yang sama. Bangun organisasi dari desa, dengarkan kebutuhan masyarakat, dan hadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat,” kata Fadli.

Ia menambahkan, DPN SPEDA akan terus mendorong munculnya kepemimpinan anak muda yang tumbuh dari desa dan memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah.

Perluasan organisasi ke NTT dan NTB diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun jejaring pemuda desa yang lebih terhubung dari tingkat nasional hingga daerah.

“Semangat kita adalah membangun Indonesia dari desa. Ketika pemuda desa bergerak, potensi desa berkembang. Ketika desa berkembang, Indonesia akan semakin kuat,” pungkas Fadli.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250