Jakarta, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Generasi Milenial Indonesia (DPP GMI) Albar, menyampaikan dukungan kepada pemerintah Indonesia untuk tidak membahas konflik antara Rusia-Ukraina di forum G20. Karena menurutnya , forum ini memiliki fungsi masing-masing dan berfokus pada masalah dan isu yang beragam.

“Kalau kita memasukkan semua isu ke dalam forum ini fungsinya akan terganggu, KTT G20 akan berjalan tanpa harus mengurangi atau menambah esensi” ungkapnya
Indonesia sudah menetapkan tema G20 yaitu Recover Together Recover Stronger. Dia juga menambahkan setuju dengan pendirian Indonesia yang menegaskan bahwa forum G20 adalah forum diskusi ekonomi dan finansial.
G20 merupakan forum ekonomi utama dunia yang memiliki posisi strategis karena secara kolektif mewakili sekitar 65% penduduk dunia, 79% perdagangan global, dan setidaknya 85% perekonomian dunia.
@redaksi.jakarta
Indonesia telah mengusung tiga fokus agenda dalam Presidensi G20. Tiga agenda tersebut adalah arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi digital, dan transisi energi yang berkelanjutan.
“KTT G20 digunakan sebagai ajang untuk berdiskusi dan berkoordinasi mengenai kebijakan makro dalam lingkup global. Adanya forum G20 ini berperan strategis untuk mendorong perkembangan ekonomi global dan semoga juga berpengaruh kepada Indonesia sebagai tuan rumah khusunya” tutup Albar.
Tidak ada komentar