
REDAKSI JAKARTA – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menggelar kegiatan Halal Bi Halal di kawasan Puri Ampera, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar pengurus dan anggota di tengah dinamika ekonomi perkotaan.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman, Sekretaris Jenderal Alya Cahya, Bendahara Umum Evi Apriyanti, serta sejumlah pengurus pusat lainnya.
Turut hadir Anna Mariana, akademisi dan praktisi hukum yang aktif mendorong pengembangan UMKM dan kewirausahaan muda di Indonesia.
@redaksi.jakarta
Ketua Panitia, Afandi Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta.
“Kami ingin menjadikan forum ini sebagai wadah memperkuat sinergi, terutama di sektor UMKM, teknologi, energi, dan investasi yang sangat relevan dengan perkembangan ekonomi Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Muliansyah Abdurrahman mengajak seluruh anggota KAPMI untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata dari pengusaha muda dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.
“Pengusaha muda harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi, termasuk di kota besar seperti Jakarta yang memiliki potensi besar dalam berbagai sektor,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa KAPMI tidak hanya hadir sebagai wadah diskusi, tetapi harus mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
“Kita ingin KAPMI dikenal sebagai organisasi yang melahirkan aksi nyata, bukan sekadar wacana,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Anna Mariana menyoroti pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan global dan perubahan ekonomi digital.
“Jakarta sebagai pusat ekonomi harus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antar pengusaha muda bisa menghasilkan kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan Halal Bi Halal ini diharapkan dapat memperkuat jaringan antaranggota serta mendorong lahirnya berbagai inisiatif bisnis yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari para peserta yang hadir. (Red)
Tidak ada komentar