
REDAKSI JAKARTA – Puncak arus balik berlangsung pada Senin (15/4). Dari arus balik itu belum semua warga Jabodetabek sudah kembali dari kampung halaman. Untuk pemudik lewat jalur darat dengan mobil pribadi, berdasar catatan Jasa Marga sebanyak 48 persen atau sekitar 907 ribu kendaraan pemudik belum pulang ke Jabotabek.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur menjelaskan, 907 ribu kendaraan pemudik belum kembali ke Jabotabek hingga H+3 Lebaran yang jatuh pada Minggu, 14 April 2023.
Hal ini disampaikan Subakti Syukur sesuai dengan realisasi volume lalu lintas kembali ke Jakarta pada periode Lebaran H1 sampai dengan H+3 (10-14 April 2024) melalui 4 Gerbang Tol Utama (GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, GT Cikupa) mencapai 961 ribu kendaraan.
Angka tersebut merupakan 52 persen dari total prediksi 1,87 juta kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek pada periode H1 sampai dengan H+7 (10-18 April 2024).
@redaksi.jakarta
“Kami perkirakan masih sekitar 907 ribu kendaraan akan kembali ke Jabotabek atau masih sekitar 48 persen pemudik yang belum kembali ke Jabotabek,” kata Dirut Jasa Marga dalam keterangan resmi, Senin (15/4).
“Untuk itu kami terus siaga, terutama pada titik krusial KM 66 Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta yang merupakan pertemuan lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, salah satunya dengan mendukung rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian, menambah lajur transaksi di gerbang tol, pengalihan lalu lintas menuju jalur fungsional Japek II Selatan hingga menyiapkan sarana di lajur contraflow,” lanjut Subakti.
Tidak ada komentar