Fauzan Ohorella Mengutuk Keras Aksi Brutal Brimob Maluku Yang Menembaki Warga Desa Tamilouw, Maluku Tengah dan Meminta Kapolri Copot Kapolda Maluku

Redaksi Jakarta
8 Des 2021 03:58
MAHASISWA NEWS 0 212
2 menit membaca

Redaksijakarta.com-Jakarta|Aksi Brutal Brigade Mobil (Brimob) yang telah melakukan Penembakan dan Penganiayaan terhadap warga Desa Tamilouw, Kabupaten Maluku Tengah sangatlah arogan dan tidak terpuji. Hal tersebut mendapat kecaman keras dari Dewan Pengurus Pusat Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Indonesia yang menilai bahwa aksi brutal ini haruslah ditindak tegas. Karna hal tersebut sudah menjadi Pelanggaran Ham Berat.

banner 970x250

“Ya kami melihatnya ini adalah Pelanggaran HAM, karna bagaimana tidak. Pagi-pagi buta saat Warga Desa masih lelap tidur tiba-tiba melihat kedatangan Sekompi lengkap dari Pasukan Brimob. Kami minta Kapolri untuk mencopot Kapolda Maluku, karena hal tersebut telah merusak dan menjadi preseden buruk ditengah meningkatnya kepercayaan Publik kepada Institusi Kepolisian Republik Indonesia” ungkap Fauzan Ohorella, Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Indonesia

Ia menyampaikan, bahwa hari ini Kapolri beserta jajaran tengah melakukan perbaikan terhadap sistem Institusi Kepolisian Republik Indonesia, dan hasil dari perbaikan itu adalah dengan meningkatnya Kepercayaan Publik mencapai 90% terhadap Institusi Polri. Mulai dari Pelayanan Masyarakat yang Humanis, Pemberantasan Kasus-kasus Perjudian Online yang berhasil dibekuk hingga persoalan terorisme. 

“Artinya, aksi Brutal pasukan Brimob ini harus mendapatkan Tindakan Tegas dari Kapolri. Dan kami juga minta agar Kapolri mengatur regulasi untuk Petugas dalam membawa senjata. Agar tidak adanya timbul kejadian yang semacam ini dikemudian hari” ujarnya. 

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Sambung dia lagi, bahwa dia akan melakukan aksi didepan Mabes Polri untuk menuntut agar Kapolda Maluku segera diberi sanksi tegas. 

“Kami akan turun di Mabes Polri untuk mendesak Kapolri agar segera memberi sanksi tegas, bila perlu pencopotan terhadap Kapolda Maluku. Karna kami menilai aksi brutal ini sudah sangat mencederai nama baik Institusi Polri yang hari ini telah besar mendapat kepercayaan Publik” tutup Fauzan Ohorella, Ketua Umum AlMulk Indonesia berdarah asli Maluku Tengah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250