FIM Ajak Warga Tetap Tenang, Jangan Mudah Terprovokasi Isu Kerusuhan di Jakarta

Admin Pusat
6 Agu 2026 09:03
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM | Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026 – Front Indonesia Maju (FIM) mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu mengenai potensi kerusuhan di Jakarta yang beredar di media sosial maupun melalui pesan berantai.

banner 970x250

Masyarakat diminta tetap tenang, bijak dalam menerima informasi, serta mengutamakan sumber resmi sebelum menyebarluaskannya.

Koordinator Nasional FIM, Salim Wehfany, mengatakan informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu benar, serta selalu memeriksa informasi melalui sumber yang kredibel,” ujar Salim, Kamis (6/8/2026).

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan mengedepankan persatuan, menghormati proses hukum yang sedang berjalan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

FIM juga mengajak masyarakat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa dengan tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Dalam keterangannya, FIM menyatakan dukungan terhadap langkah aparat kepolisian dalam menindak pelaku penyebaran hoaks maupun konten yang dinilai dapat merusak kehidupan sosial masyarakat.

Organisasi tersebut menilai penegakan hukum terhadap penyebar informasi palsu penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.

“Kami percaya Polri memahami pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional,” kata Salim.

Terkait maraknya narasi mengenai isu kerusuhan di media sosial, Salim menyampaikan pandangannya bahwa isu tersebut merupakan respons terhadap berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang, menurut FIM, bertujuan memberantas praktik-praktik yang disebut sebagai kepentingan oligarki. Pernyataan tersebut merupakan pandangan narasumber.

FIM juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional serta mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250