HIMMAH Akan Demo Didepan Kantor Mendagri Minta Periksa Edy Diduga Ada Gangguan Jiwa

Redaksi Jakarta
19 Des 2019 12:58
MAHASISWA 0 8437
3 menit membaca

Jakarta|Maraknya pemberitaan terkait pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi pada hari Selasa, 17 Des 2019 20:33 WIB di detiknews.com berjudul Bupati Tapteng Tak Sayang Sama Rakyat, Kok Jadi Pemimpin, mendapat perhatian yang serius dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Republik Indonesia, Aminullah Siagian.(19/12/19)

banner 970x250

“Waktu saya mau jadi gubernur, dibawa saya sama relawan ke Tapanuli Tengah. Begitu saya masuk ke sana, orang miskin semua. Nggak jadi saya kampanye,” kata Edy di Aula Raja Inal Siregar kantor Gubernur, Jl Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (17/12/2019).

Edy menceritakan kunjungan ke Tapteng yang seharusnya digunakan untuk kampanye diganti menjadi makan bersama masyarakat. Gubernur Edy lantas menyinggung kinerja Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang dinilai tidak memuaskan.

“Akhirnya saya sekarang mau balik ke Tapanuli Tengah sana, eh bupatinya begitu. Tak cocok jadi bupati, gimana tak miskin rakyatnya semua,Tak ada sayangnya sama rakyat, kok ia jadi pemimpin?” tutur Edy.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Menurut Amin, Edy Rahmayadi selaku Gubernur ataupun pemimpin di Sumatera Utara tidak pantas mengeluarkan pernyataan seperti itu kepada publik. Seharusnya pemimpin itu berlomba-lomba membangun daerah seperti Slogannya Sumut bermartabat.

“Namun faktanya di lapangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bukannya melakukan percepatan pembangunan tapi malah mengeluarkan pernyataan-pernyataan SENSASI. Bisa Kita dari awal kepemimpinan Edy Rahmayadi, jangan-jangan ini Gubernur di duga sakit jiwa. Yang bagus nya daerah Tapanuli Tengah di buat Bupatinya malah di bilang aneh-aneh. Ini mengindikasikan bahwa Gubernur Sumut ada kelainan.” tegas Amin

Lanjut Amin yang juga tokoh kelahiran Sumatera Utara bahwa Gubernur Sumut harusnya mendukung bukan malam ngomong di media di tampetng warganya miskin semua, seluruh percepatan pembangunan yang dilakukan kepala Daerah Kabupaten dan Kota Madya se Sumatera Utara khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah. Buakn malah megeluarkan pernyataan yang tidak-tidak sebelum turun dan melihat langsung keberhasilan Pembangunan di Kab. Tapanuli Tengah.

“Telah Kita ketahui bersama bahwa kurang lebih 2 tahun Kepemimpinan Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani Bupati Tapteng banyak terobosan, inovasi dan keberhasilan dalam membangun daerah khususnya membangun infrastruktur di Kabupaten Tapanuli Tengah. Dapat Kita lihat bersama keberhasilan ini.” terang Amin

Bupati juga telah berhasil dan berkomitmen tegas membongkar serta memerangi narkoba satu diantaranya dengan mengeluarkan kebijakan menerbitkan Perdes yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 siapa yg kedapatan mengedarkan diberi sanksi tidak boleh pulang kampung ke Bumi Tapanuli Tengah selama 15 tahun. Hampir seribu tempat maksiat ditutup.

Lanjut Amin maka dari itu Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Republik Indonesia akan melakukan aksi unjuk rasa meminta Menteri Dalam Negeri Bapak Tito Karnavian untuk menurunkan tim memeriksa dugaan kejiwaan Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi, Kita tidak mau di pimpin Gubernur yang di duga sakit jiwa, tutup amin mengakhiri keterangan dengan awak media. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250