Isu Kerusuhan dan Penjarahan Ramai Beredar, LKPHI Desak Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan

Admin Pusat
3 Agu 2026 09:22
2 menit membaca

REDAKSIJAKARTA.COM – Meningkatnya perbincangan di media sosial mengenai isu dugaan kerusuhan dan penjarahan pada Agustus mendorong Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) mengajak masyarakat tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

banner 970x250

Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy, mengatakan beredarnya berbagai narasi di ruang digital telah memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, pada keterangan persnya Senin 3 Agustus 2026 di Jakarta.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi kepanikan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban.

Perhatian publik belakangan juga tertuju pada pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan Bekasi. Beberapa mal yang menjadi sorotan di antaranya Mal Kota Kasablanka, Plaza Blok M, dan Pakuwon Mall Bekasi, yang memasang pagar dengan ketinggian sekitar 2,5 hingga 3 meter.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Ismail menilai langkah pengelola pusat perbelanjaan tersebut dapat menimbulkan beragam persepsi di masyarakat.

Namun, ia mengingatkan agar publik tidak terburu-buru mengaitkannya dengan isu yang beredar karena kebijakan tersebut juga bisa menjadi bagian dari peningkatan sistem pengamanan internal.

“Langkah itu memang memunculkan berbagai spekulasi. Namun, bisa saja merupakan kebijakan pengelola untuk memperkuat aspek keamanan dan memberikan rasa aman kepada pengunjung,” ujar Ismail dalam keterangannya.

Menurutnya, munculnya berbagai asumsi di ruang publik menunjukkan pentingnya komunikasi yang terbuka dan jelas dari seluruh pihak terkait agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang menyesatkan.

Dalam kesempatan itu, DPN LKPHI juga meminta Polda Metro Jaya beserta jajaran Polres di wilayah hukum Metro Jaya untuk meningkatkan langkah preventif melalui patroli rutin di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Ismail berharap kehadiran aparat keamanan di lapangan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Selain itu, masyarakat diimbau lebih selektif dalam menerima maupun membagikan informasi yang beredar di media sosial.

Ia menegaskan pentingnya memastikan setiap informasi berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum dipercaya ataupun disebarluaskan.

Ismail menambahkan, isu yang beredar saat ini memang mengingatkan sebagian masyarakat pada peristiwa kerusuhan yang pernah terjadi pada Agustus 2025.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak tepat menjadikan berbagai informasi yang belum terverifikasi sebagai dasar untuk menyimpulkan akan terjadinya peristiwa serupa.

DPN LKPHI mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif dengan mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan.

Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian dinilai menjadi kunci agar aktivitas sosial maupun ekonomi di Jakarta dan sekitarnya dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250