Jelang 8 Maret, Charity Night IKKSU Dikebut untuk Bantu Korban Bencana Tapanuli

Admin Pusat
23 Feb 2026 11:26
INDONESIA 0 234
2 menit membaca

Redaksijakarta.com – Panitia Charity Night Ikatan Keluarga Katolik Sumatra Utara (IKKSU) terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan pada 8 Maret 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Perayaan Paskah ini digelar untuk membantu korban bencana alam di Tapanuli.

banner 970x250

Rapat koordinasi terakhir digelar pada Minggu (22/2/2026) di Pastoral Samadi, lokasi yang akan menjadi pusat acara. Agenda difokuskan pada evaluasi capaian penggalangan dana serta kesiapan teknis pelaksanaan.

Ketua Panitia Paskah, Dr. Kasianus Telaumbanua, menyebut progres kerja panitia menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Sejumlah seksi sudah mencapai 75 sampai 85 persen dari target. Kami optimistis seluruh target bisa tercapai sebelum hari H,” ujarnya dalam rapat.

Selain mematangkan teknis keamanan, parkir, dan dekorasi, panitia juga mengoptimalkan penjualan kupon sebagai instrumen utama donasi.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Dalam rapat tersebut, penasihat panitia Adrianus Meliala mengusulkan agar papan bunga dari komunitas dan perusahaan dipasang di sekitar area Samadi untuk menambah semarak kegiatan. “Partisipasi simbolik seperti papan bunga bisa memperkuat pesan solidaritas kepada publik,” katanya.

Ir. Barnabas Yusuf Hura, MM., yang turut hadir, menekankan pentingnya skema penggalangan dana yang tidak membebani masyarakat. “Kegiatan kemanusiaan harus dilakukan dengan cara yang bijak dan tetap mempertimbangkan kondisi umat,” ucapnya.

Ketua Umum IKKSU, Lodewijk Sihite, berharap kegiatan ini benar-benar berdampak bagi para korban. “Kerja keras kita tidak boleh sia-sia. Ini bentuk nyata solidaritas kita kepada saudara-saudara di Tapanuli,” katanya.

Sekretaris Jenderal IKKSU, Amang Rasnius Pasaribu, mengungkapkan penjualan kupon menunjukkan tren positif. “Respons masyarakat cukup baik. Kami bahkan siap mengantarkan langsung kupon kepada para donatur,” ujarnya.

Koordinator Seksi Keamanan Kombes Pol (P) Warsman Marbun mengingatkan pentingnya koordinasi antarseksi. “Kita harus memastikan acara berjalan aman dan tertib. Peserta juga kami imbau tidak memakai perhiasan berlebihan demi keamanan bersama,” katanya.

Sementara itu, Dokter Endang Tinambunan yang baru kembali dari lokasi terdampak menyampaikan kondisi korban masih memprihatinkan.

“Banyak warga masih tinggal di tenda darurat, sanitasi terbatas, dan akses transportasi belum memadai. Bantuan masih sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Sebelum rapat, Romo Yustinus selaku Direktur PUSPAS juga menyampaikan pesan reflektif terkait makna kegiatan tersebut. “Hidup tidak boleh hanya untuk diri sendiri. Puasa tanpa doa itu hanya diet, puasa tanpa sedekah itu pelit,” ujarnya.

Charity Night IKKSU diharapkan menjadi momentum kebersamaan dan solidaritas untuk membantu masyarakat Tapanuli bangkit dari dampak bencana. (Hans)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250