
REDAKSI JAKARTA — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelang pelaksanaan Kongres SEMMI ke-IX yang akan digelar di Banten pada Juli 2026.

Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah dalam mempercepat kemandirian pangan nasional.
Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam mendorong swasembada pangan, khususnya komoditas beras. Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting menuju kedaulatan pangan yang lebih luas.
“Kami mengapresiasi capaian swasembada beras yang telah diraih. Ini langkah penting menuju kedaulatan pangan nasional. Ke depan, kami berharap tidak hanya beras, tetapi seluruh sektor pangan bisa dipenuhi secara mandiri tanpa bergantung pada impor,” ujar Bintang usai pertemuan di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
@redaksi.jakarta
Dalam audiensi tersebut, PB SEMMI juga memaparkan sejumlah agenda strategis organisasi, salah satunya pengembangan program petani milenial.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian, sekaligus mendorong inovasi dan produktivitas di bidang pangan.
Sebagai langkah konkret, SEMMI berencana menggelar panen raya bawang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol penguatan peran petani muda dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
PB SEMMI juga telah mengundang Menko Pangan untuk hadir langsung dalam agenda tersebut.
Tak hanya itu, Zulkifli Hasan disebut telah menyatakan kesediaannya untuk menghadiri dan membuka Kongres SEMMI ke-IX di Banten yang dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga direncanakan meluncurkan program tebus murah pangan guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kongres SEMMI ke-IX diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional bagi mahasiswa dalam merespons isu-isu strategis, terutama sektor pangan yang menjadi pilar utama ketahanan dan kedaulatan bangsa.
Tidak ada komentar