Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Dok TNI).REDAKSI JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut memaparkan kesiapan pasukkannya jelang menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 nanti, saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI.

Ia menyatakan, melalui Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, telah melakukan pemetaan serta analisis kerawanan yang berpotensi akan timbul pada Pilkada serentak yang akan datang.
“Berdasarkan perkembangan situasi yang terjadi akhir-akhir ini, secara singkat dapat saya sampaikan bahwa terdapat 15 provinsi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” ujar Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).
Adapun 15 provinsi tersebut di antaranya, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku dan Maluku Utara dan 6 provinsi di Papua, yang masing-masing provinsi tersebut memiliki jenis dan macam kerawanan yang berbeda-beda.
@redaksi.jakarta
“Mulai dari konflik SARA, konflik di antara paslon, bentrok antar pendukung fanatik, konflik elite politik, konflik di daerah basis parpol tertentu, sampai dengan konflik bersenjata yang terjadi di Papua,” ucap dia.
Ia juga memaparkan, sebanyak enam provinsi yang masuk dalam kategori kerawanan sedang. Di antaranya, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
“(Untuk) di wilayah Papua kelompok separatis teroris terpantau mempunyai agenda untuk mengagalkan pilkada, guna deligitimasi NKRI serta mencari perhatian dunia internasional,” tutur dia.
Tidak ada komentar