Ragam langkah strategis sektor kepemudaan dan olahraga dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Setidaknya ada delapan langkah strategis yang akan terus dikawal Menpora Erick, sebagaimana arahan Presiden Prabowo.(foto:bagus/kemenpora.go.id)RedaksiJakarta.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir menekankan pembangunan karakter dan kepemimpinan pemuda sebagai fokus strategis dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini merupakan bagian dari delapan strategi utama Kemenpora yang terus dikawal sesuai arahan Presiden.

Menpora Erick menegaskan, program-program kepemudaan bertujuan mencetak generasi muda yang patriotik, cinta Tanah Air, gigih, pantang menyerah, empati, dan peduli sosial. Ia menambahkan, di era globalisasi, pemuda Indonesia harus mampu bersaing di tingkat internasional tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan.
“Kita ingin mencetak pemuda yang gigih, pantang menyerah, siap bersaing dengan pemuda dunia, peduli lingkungan dan keluarga, serta menghormati orang tua,” ujar Menpora Erick.
Kegiatan kepemudaan seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan olahraga dianggap penting untuk menanamkan nilai sportivitas sejak dini. Menpora Erick menegaskan, Kemenpora akan terus mendorong pelaksanaan program keolahragaan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.
@redaksi.jakarta
“Kami ingin pemuda berani bermimpi, berkarya, dan tetap mencintai Tanah Air dengan nilai patriotik, gigih, dan empati,” tambahnya.
Program-program seperti Pemuda Bela Negara dan Pemuda Pelopor, yang dikerjasamakan dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), akan terus dimaksimalkan dan dievaluasi untuk meningkatkan kualitasnya. Menpora Erick menekankan, program ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi akan berlanjut hingga 2029 sesuai masa kerja pemerintahannya.
Tidak ada komentar