Kolaborasi Budaya: Bamus Betawi 1982 Gelar Keriya’an Betawi di Setu Babakan

Redaksi Eksekutif
13 Nov 2025 19:12
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA — Semangat pelestarian budaya Betawi kembali menggema. Badan Musyawarah (Bamus) Betawi 1982 bersama H. Budi Chermansyah selaku Ketua Panitia menggelar acara Keriya’an Betawi “Prosesi Pernikahan Adat Betawi” di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan, selama dua hari penuh.

banner 970x250

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara tokoh masyarakat Betawi, pemerintah daerah, serta komunitas budaya untuk menampilkan kekayaan adat pernikahan Betawi yang sarat makna dan filosofi.

Menurut H. Budi Chermansyah, Keriya’an Betawi bukan sekadar acara seremonial, melainkan wadah edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, pada keterangannya 13/11/2025.

“Melalui prosesi ini, kita ingin memperkenalkan kembali nilai-nilai luhur dalam adat Betawi, seperti sopan santun, gotong royong, dan kebersamaan,” ujarnya.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Berlangsung selama dua hari, kegiatan ini menampilkan seluruh tahapan prosesi adat pernikahan Betawi, mulai dari ngelamar, tande putus, palang pintu, akad nikah, hingga pesta adat yang diramaikan dengan hiburan tradisional seperti gambang kromong, lenong, tanjidor, dan ondel-ondel.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran Keriya’an, kuliner khas Betawi, hingga pertunjukan busana pengantin tradisional.

Acara ini diharapkan mampu menarik perhatian hingga puluhan ribu pengunjung serta menjadi agenda tahunan yang mengangkat potensi pariwisata budaya Jakarta.

H. Budi Chermansyah menambahkan, kegiatan di Setu Babakan memiliki makna simbolis karena kawasan tersebut merupakan pusat pelestarian budaya Betawi.

“Di sinilah jantungnya kebudayaan Betawi. Sudah sepantasnya Keriya’an ini digelar di tempat yang menjadi saksi hidup perjalanan sejarah masyarakat Betawi,” katanya.

Melalui kolaborasi ini, Bamus Betawi 1982 dan para tokoh budaya berkomitmen untuk menjadikan Keriya’an Betawi sebagai media penguatan identitas dan promosi budaya lokal di tengah arus globalisasi yang kian cepat. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250