Komitment Berantas Judi Online, DPN LKPHI Minta Polri Periksa Mantan Menkominfo Budi Arie

Redaksi Jakarta
26 Nov 2024 11:52
HUKUM 0 298
2 menit membaca

REDAKSI JAKARTA – Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasionla Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) Ismail Marasabessy, S.H. mengapresiasi Kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dibawah kepemimpinan Bapak. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas komitmentnya dalam memberantas judi online (judol) yang melibatkan beberapa Pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

banner 970x250

Ismail Marasabessy mengatakan, terdapat 10 orang anak buah Budi Arie saat menjabat sebagai Menkominfo yang telah di tanggap karena menyalahgunakan kewenangan dengan cara mengatur pemblokiran situs judi online dengan di tahan maka sudah barang tentu Budi Arie ikut terlibat dan mengetahui tentang seluruh bandar judi online tersebut.

Marasabessy mengungkapkan dengan di periksanya Budi Arie maka seluruh kehatiran masyarakat akan terselesaikan serta Polri dapat mengungkap sosok Misterius yang berinisial T dapat terpecahkan.

Persoalan Judi Online wajib diungkap karena saat ini polri sedangan semangatnya untuk memberantas judi online. Budi Arie selaku Menkominfo memiliki data tersebut bukan sebagai data yang dimiliki secara pribadi, tetapi adalah data yang berkaitan tugasnya sebagai Menkominfo yang melakukan pemantuan terhadap akun-akun situs judi online,” ujarnya.

Embed TikTok Profile
@redaksi.jakarta

Komitmen dan kerja keras dalam memberantas Judol adalah bentuk dari pelaksanaan Program Asta Cita Bapak. Presiden Prabowo. Kami sangat berterimakasih kepada seluruh Jajaran Polri yang terlibat dalam Pemberantasan Judi Online (Judol). Tak hanya itu, DPN LKPHI berharap di tubuh Polri pun harus dilakukan penyuluhan agar seluruh Anggota Polri tidak terlibat dalam Judi Online.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja baik dalam pemberantasan Judol yang melibatkan Pegawai Komdigi”

Lanjut Marasabessy, ia meyakini bahwa keterlibatan pegawai komdigi pasti ada bekapan kuat dari atasannya. Maka dari itu kami meminta kepada Bapak. Kapolri yang di wakili Oleh para Penyidik Polri yang menangani Judol harus memanggil dan meminta kesaksian dari mantan Menteri Kominfo Budi Arie. Imbuhnya saat dimintai keterangan melalui Vua Watshap (26/11/24).

Selain itu, Marasabessy berharap seluruh Kapolda dan jajaran di daerah juga ikut membantu dalam pemberantasan Judol, dan para personil Polri jangan sampai terlibat apalagi sampai membekap Bandar atau Mavia Judol dan. Tegas Ismail Marasabessy.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Info Terbaru Kami di Google News 👇

xbanner 970x250

banner 970x250